Tangani KDRT, TP PKK Batang Latih Paralegal Kepada Kader

Rabu, 27 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 535 kali Pelayanan Publik
Tangani KDRT, TP PKK Batang Latih Paralegal Kepada Kader
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz, memberikan sambutan saat menggelar pelatihan paralegal bagi kader PKK di Aula Bupati Batang.
Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang menggelar pelatihan paralegal bagi kader PKK terpilih sebagai upaya memperkuat pemahaman hukum dasar dalam menangani kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang. Rabu (27/8/2025).

Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang menggelar pelatihan paralegal bagi kader PKK terpilih sebagai upaya memperkuat pemahaman hukum dasar dalam menangani kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang. Rabu (27/8/2025).

Peserta pelatihan dipilih secara selektif berdasarkan ketegasan dan kemampuan mereka, termasuk kader PKK Kabupaten Batang beberapa yang ikut.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, penekanan diberikan bahwa pelatihan ini bukan untuk mencetak pengacara, melainkan agar kader PKK memiliki bekal pengetahuan hukum dasar serta kepekaan sosial.

“Tujuannya agar kader PKK tidak hanya mendengar cerita korban KDRT sebagai gosip, tetapi bisa proaktif mendekati korban, menghubungi lingkungan terdekat, dan mencari informasi yang tepat untuk membantu,” jelasnya.

Pelatihan paralegal ini membekali peserta dengan pemahaman praktis, seperti perbedaan hukuman bagi pelaku kekerasan terhadap anak maupun istri, serta bagaimana proses pelaporan dan tindak lanjut kasus KDRT.

“Peserta juga diarahkan agar mengetahui jalur yang tepat, apakah ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kepolisian, atau Lembaga Bantuan Hukum (LBH), sehingga korban mendapat perlindungan yang sesuai,” terangnya.

Faelasufa juga menyebutkan, metode pembelajaran dilakukan secara interaktif dengan fasilitator agar materi lebih mudah dipahami dan tidak membosankan. Kader yang terpilih nanti hasilnya dapat memiliki keberanian sekaligus keberpihakan untuk membela korban, bukan sekadar menjadi penonton.

“Para kader diingatkan untuk mencatat ilmu yang diperoleh, karena pengetahuan ini dapat sangat bermanfaat dalam kehidupan nyata, bahkan menyelamatkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota TP PKK Provinsi Jawa Tengah Muslikah Setiasih menyampaikan, permasalahan perempuan dan anak di Jawa Tengah masih menjadi pekerjaan besar yang digambarkan sebagai fenomena gunung es, di mana kasus yang terlapor jauh lebih sedikit dibandingkan kenyataan di lapangan.

“Jenis permasalahan yang banyak ditemukan meliputi kekerasan, perkawinan anak, perdagangan manusia (trafficking), penelantaran, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), khususnya kekerasan fisik terhadap perempuan. Survei terbaru bahkan menunjukkan tingkat kekerasan tertinggi berada di Kota Semarang,” ungkapnya.

Data per Mei 2025 mencatat terdapat 317 korban perempuan dan 443 korban anak di Jawa Tengah, dengan kasus terbanyak berupa kekerasan seksual pada anak dan KDRT fisik pada perempuan.

“Pelatihan paralegal telah berjalan beberapa angkatan pertama dan kedua di Kota Semarang, serta angkatan ketiga di Kabupaten Batang dengan peserta dari 15 kecamatan. Target program ini hingga tahun 2030 adalah menghadirkan 600 paralegal kader PKK yang tersebar merata di seluruh kabupaten/kota Jawa Tengah,” ujar dia.

Pelatihan ini membekali kader dengan pemahaman tentang peran paralegal, jenis tindak pidana terkait kekerasan perempuan dan anak, serta proses penanganan hukumnya. Kader juga ditanamkan perspektif gender, perspektif anak, serta HAM agar memiliki kesiapan dan konsistensi dalam mendampingi korban. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 42
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 82
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 82
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 99
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 511
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 72