Pemenang Krenova Batang 2025, Kepala Bapperida Usulkan Kekayaan Intelektual Untuk Dikomersilkan

Senin, 18 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 2.759 kali Teknologi
Pemenang Krenova Batang 2025, Kepala Bapperida Usulkan Kekayaan Intelektual Untuk Dikomersilkan
Pemenang Krenova Batang 2025, Kepala Bapperida Usulkan Kekayaan Intelektual Untuk Dikomersilkan.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Tahun 2025 sebagai ajang menjaring ide-ide kreatif yang mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan daerah.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Tahun 2025 sebagai ajang menjaring ide-ide kreatif yang mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan daerah.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi mulai dari verifikasi proposal hingga dua tahap presentasi, sejumlah karya inovatif berhasil keluar sebagai pemenang.

Kepala Bapperida Batang Ari Yudianto mengatakan, penilaian dalam ajang Krenova tahun ini berfokus pada indikator orisinalitas, kepioniran, penerapan di masyarakat, manfaat inovasi, serta keberlanjutan dan komersialisasi. Dari proses tersebut, dua karya unggulan berhasil mencuri perhatian dewan juri, yaitu Kendali Stunting Anak Terintegrasi Robotika (KSATRIA) dan Mesin Sangrai Teh (Tea Roast) dari Kecamatan Bawang.

“KSATRIA merupakan inovasi berbasis teknologi robot pintar yang mengusung tema penanganan stunting isu prioritas yang tengah dihadapi Kabupaten Batang. Robot ini dilengkapi sensor ultrasonik dan sensor berat badan untuk menghitung indeks massa tubuh anak secara otomatis,” katanya saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Minggu (17/8/2025) malam.

Data tersebut dapat terhubung ke sistem berbasis website yang menampilkan rekomendasi gizi harian. Inovasi ini diharapkan dapat diaplikasikan di fasilitas kesehatan untuk mendukung upaya penurunan stunting.

“Sementara itu, Mesin Sangrai Teh (Tea Roast) lahir dari kebutuhan masyarakat di Kecamatan Bawang, sentra perkebunan teh di Batang. Mesin ini mampu menghasilkan produk teh sangrai dengan kualitas baik, efisien, serta terjangkau untuk industri rumahan,” jelasnya.

Produk ini telah diminati pasar dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara komersial, sekaligus membantu UMKM lokal dalam memenuhi kebutuhan peralatan yang efektif dan berkualitas.

Ari Yudianto berpesan, para pemenang tidak berhenti pada tahap kompetisi, melainkan terus mengembangkan inovasi yang dihasilkan.

“Kami berharap karya-karya inovatif ini bisa benar-benar diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat. Jadikan keberhasilan ini sebagai pemicu semangat untuk terus berinovasi, mengharumkan nama Batang, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda,” harapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Batang akan mendampingi para pemenang dalam pengusulan pendaftaran kekayaan intelektual serta pengembangan produk agar dapat dikomersialisasikan.

“Karya para pemenang dinilai berpotensi besar untuk menjadi produk unggulan daerah, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi,” ujar dia.

Melalui ajang Krenova 2025, Pemerintah Kabupaten Batang berharap lahir ekosistem kreativitas yang mampu memicu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

“Dengan begitu, ide-ide baru tidak hanya menjadi karya inovatif, tetapi juga solusi berkelanjutan yang dapat meningkatkan daya saing daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 31
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 96
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 22
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 19
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Batang - Program seragam sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Batang disambut positif oleh para penjahit rumahan. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian pelaku usaha jahit lokal apabila pelaksanaannya melibatkan lebih banyak penjahit di daerah.
07 Jul 2026 Jumadi 38
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45