Inovasi Ksatria dan Tea Roast Raih Juara Krenova di Batang 2025

Senin, 18 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.574 kali Teknologi
Inovasi Ksatria dan Tea Roast Raih Juara Krenova di Batang 2025
Inovasi Ksatria dan Tea Roast Raih Juara Krenova di Batang 2025.
Batang - Ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Batang tahun 2025 melahirkan inovasi unik sekaligus bermanfaat bagi perkembangan karya masyarakat.

Batang - Ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Batang tahun 2025 melahirkan inovasi unik sekaligus bermanfaat bagi perkembangan karya masyarakat.

Salah satu pemenang kategori umum adalah Kaysan Najib Murtaza, akrab disapa Kay, yang berhasil menciptakan robot “Ksatria” (Kendali Stunting Anak Terintegrasi Robotika).

Sedangkan pemenang kategori pelajar dari SMK Muhammadiyah Bawang yang berhasil menciptakan Mesin Sangrai Teh yang bernama “Tea Roast” mereka masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta.

“Robot inovatif ini dirancang untuk membantu mendeteksi dan mengatasi masalah stunting pada anak,” kata Pencipta Robot Ksatria Kayzan Najib Murtaza saat ditemui malam resepsi HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di Pendapa Kabupaten Batang, Minggu (17/8/2025) malam.

Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan dan sensor berat untuk mengukur berat badan, robot ini secara otomatis menghitung indeks massa tubuh (IMT) anak.

“Data tersebut kemudian terhubung dengan sistem berbasis website yang menampilkan rekomendasi kebutuhan gizi harian, lengkap dengan daftar makanan yang sesuai,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, Kaysan juga melengkapi inovasinya dengan sebuah buku panduan yang diperuntukkan bagi anak usia 25 tahun serta ibu hamil. Buku ini berfungsi sebagai pedoman praktis dalam pencegahan stunting sejak dini.

“Kasus stunting bukanlah masalah kecil, karena bisa memengaruhi kualitas hidup generasi mendatang. Saya berharap inovasi robot Kesatria ini dapat membantu masyarakat Batang dalam upaya pencegahan stunting,” ungkapnya.

Sementara itu, Pencipta Tea Roast Guru Pembina SMK Muhammadiyah Bawang Bambang Hendrarso menyampaikan, bahwa mesin rosting teh ini diciptakan kami untuk membantu para petani teh yang sekiranya tadinya mesinnya terlalu mahal harganya sekarang terjangkau.

“Karena mesin ini dibuat memang lebih murah dengan kegunaan yang sama dan juga kualitasnya tidak kalah bagus. Ke depan pastinya mesin Tea Roast akan dijual secara umum dikisaran harga Rp.5 juta. Dengan produksi sekali giling dapat menghasilkan 30 kg teh rosting,” ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Batang menyambut baik lahirnya karya-karya kreatif dari para peserta Krenova. Inovasi seperti yang diciptakan Keduanya menjadi bukti bahwa masyarakat Batang memiliki potensi besar dalam menciptakan solusi berbasis teknologi untuk menjawab tantangan pembangunan daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 31
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 95
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 21
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 19
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Penjahit di Batang Sambut Seragam Gratis, Orderan Pribadi Tetap Ramai
Batang - Program seragam sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Batang disambut positif oleh para penjahit rumahan. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian pelaku usaha jahit lokal apabila pelaksanaannya melibatkan lebih banyak penjahit di daerah.
07 Jul 2026 Jumadi 38
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45