Mahasiswa KKN Undip Ajak Pelajar Belajar Menghemat Energi dan Mengelola Sampah

Selasa, 12 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 478 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Ajak Pelajar Belajar Menghemat Energi dan Mengelola Sampah
Mahasiswa KKN IDBU Undip memaparkan materi di SDN Kembanglangit, Kabupaten Batang.
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata berbasis Industri dan Dunia Usaha (KKN IDBU) Tim 89 Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Belajar Sains Seru: Hemat Energi dan Kelola Sampah Sejak Dini” bersama pelajar kelas 6 di SDN Kembanglangit.

Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata berbasis Industri dan Dunia Usaha (KKN IDBU) Tim 89 Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Belajar Sains Seru: Hemat Energi dan Kelola Sampah Sejak Dini” bersama pelajar kelas 6 di SDN Kembanglangit.

Kurangnya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan, salah satunya adalah pengelolaan sampah yang masih kurang maksimal di wilayah Dusun Kebaturan, Desa Kembanglangit.

Mahasiswa KKN IDBU Undip Hanuun Fajri Nabiila menyampaikan, bahwa program ini ditujukan untuk pelajar Sekolah Dasar (SD), hal ini dikarenakan siswa SD berada pada usia yang sangat baik untuk dikenalkan pentingnya menjaga lingkungan.

“Namun, banyak di antara mereka yang belum memahami bagaimana kebiasaan sederhana dapat berdampak baik pada lingkungan,” katanya saat ditemui di SDN Kembanglangit, Kabupaten Batang, Selasa (12/8/2025).

Permasalahan ini mendorong mahasiswa KKN Undip dari program studi Fisika dan Biologi mengadakan kegiatan pembelajaran sains dengan tema hemat energi dan pengelolaan sampah yang diharapkan bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan kebiasaan menghemat energi serta pengelolaan sampah yang benar kepada para siswa.

“Kegiatan edukasi ini dilakukan dengan menyajikan materi menggunakan flipbook yang dipresentasikan secara interaktif bersama siswa. Pembelajaran ini membahas berbagai fenomena masalah di lingkungan sekitar, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” jelasnya.

Hanuun Fajri menyebutkan bahwa, materi yang disampaikan mencakup definisi sampah, jenis-jenis sampah, cara pengelolaan yang tepat, serta manfaat positif dari kebiasaan mengelola sampah.

“Selain itu, pelajar juga diajak memahami pentingnya menghemat energi, disertai penjelasan mengenai pengertian energi, jenis-jenis energi, serta manfaat yang dapat dirasakan bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Tidak hanya mendengarkan materi, para pelajar juga terlibat aktif dalam permainan edukatif. Permainan yang dilakukan adalah memilah sampah bersama yang sebelumnya telah disiapkan berbagai contoh sampah yang ada di lingkungan sekolah, kemudian pelajar membedakan antara sampah organik dan sampah anorganik. Kegiatan ini berlangsung seru dan penuh antusias dari para pelajar.

“Melalui pendekatan sains sederhana yang menyenangkan, kami berharap pelajar dapat memahami sekaligus mempraktikkan perilaku ramah lingkungan,” pungkasnya.

Hanuun Fajri berharap, melalui program ini menjadi langkah awal untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini dan para pelajar diharapkan, dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, menerapkan kebiasaan baik dalam menghemat energi dan mengelola sampah, serta menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan teman-teman mereka. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 72
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 76
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 76
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 63
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 43