KKN Mahasiswa Undip Ajak Kepedulian Lingkungan Melalui Sosialisasi Pro-Lingkungan

Senin, 11 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 651 kali Lingkungan
KKN Mahasiswa Undip Ajak Kepedulian Lingkungan Melalui Sosialisasi Pro-Lingkungan
KKN Mahasiswa Undip Ajak Kepedulian Lingkungan Melalui Sosialisasi Pro-Lingkungan
Batang - Lingkungan hidup yang sehat dan lestari merupakan pondasi penting bagi keberlanjutan masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan sebaiknya dimulai sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.

Batang - Lingkungan hidup yang sehat dan lestari merupakan pondasi penting bagi keberlanjutan masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan sebaiknya dimulai sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.

Menyadari hal tersebut, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Eunike Priskila Putri Kristianto melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan fokus sosialisasi pro-lingkungan yang ditujukan kepada para guru di SDN Kembanglangit sebagai langkah strategis untuk menciptakan perubahan positif yang menyeluruh.

“Program ini bertujuan memberdayakan para guru melalui sosialisasi yang dirancang sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan berkelanjutan serta membangun kesadaran lingkungan di tingkat sekolah dasar,” katanya saat ditemui di SDN Kembanglangit, Kabupaten Batang, Senin (11/8/2025).

Peran guru sebagai sumber inspirasi dan teladan bagi siswa sangat krusial dalam membentuk karakter dan pola perilaku anak. Melalui program KKN ini, mahasiswa tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga membekali para guru dengan keterampilan praktis untuk mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam proses pembelajaran sehari-hari.

“Dengan demikian, para guru tidak hanya menjadi pendidik akademik, tetapi juga agen perubahan yang menggerakkan komunitas sekolah menuju budaya ramah lingkungan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan sosialisasi dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang diawali dengan pemaparan mengenai fenomena masalah lingkungan yang ada di lingkungan sekolah. Melalui pemaparan ini, para guru diajak menyadari kondisi nyata, seperti pengelolaan sampah yang belum optimal, penggunaan plastik sekali pakai, serta rendahnya kesadaran terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Eunike Priskila juga menegaskan, peran strategis guru dalam membentuk perilaku ramah lingkungan pada siswa, menjadikan mereka ujung tombak perubahan budaya sekolah. Dalam rangka mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, mahasiswa memperkenalkan metode pembelajaran ecopedagogy, sebuah pendekatan yang memadukan pendidikan lingkungan secara aktif dan aplikatif dalam proses belajar-mengajar.

“Para guru dikenalkan dengan berbagai metode seperti experiential learning (pembelajaran melalui pengalaman langsung), inquiry learning (pembelajaran berbasis penemuan dan pertanyaan), serta project-based learning (pembelajaran berbasis proyek). Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori lingkungan, tetapi juga terlibat secara langsung sehingga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta terhadap lingkungan di sekitar mereka,” terangnya.

Sebagai bagian dari kegiatan yang interaktif, sesi berbagi pengalaman mengajar juga diadakan. Para guru berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi dalam mengajarkan nilai-nilai lingkungan kepada siswa.

Salah seorang guru Agus Soim mengatakan, mengajarkan nilai baik memang harus dimulai dari diri sendiri, mulai dari saat ini, dan mulai dari hal yang sederhana.

“Diskusi ini membuka ruang kolaborasi serta inovasi bersama, di mana guru dapat saling menginspirasi dan menyesuaikan metode pembelajaran pro-lingkungan sesuai kondisi dan kebutuhan SDN Kembanglangit,” terangnya.

Mahasiswa turut memfasilitasi dialog tersebut untuk memastikan terciptanya sinergi yang maksimal.

“Melalui program sosialisasi ini, diharapkan para guru tidak hanya memiliki pemahaman teoritis yang kuat tetapi juga keterampilan praktis untuk menerapkan pembelajaran pro-lingkungan secara berkelanjutan. Dengan penerapan ecopedagogy secara konsisten, budaya peduli lingkungan di sekolah dapat tumbuh secara alami dan merambat ke komunitas yang lebih luas,” harapnya.

Program KKN mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro di SDN Kembanglangit ini menjadi contoh nyata bagaimana peran akademisi dapat berkontribusi langsung dalam pengabdian masyarakat dan pemberdayaan pendidikan dasar. Melalui kolaborasi sinergis antara mahasiswa dan guru sebagai agen perubahan, diharapkan tumbuh generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian serta sikap bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup demi masa depan yang lebih cerah dan lestari. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 73
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 76
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 76
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 63
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 43