Lambang Negara Tak Layak Disandingkan dengan Simbol Anime

Jumat, 08 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 783 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Lambang Negara Tak Layak Disandingkan dengan Simbol Anime
Batang - Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan RI Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Batang menyoroti rasa Nasionalisme masyarakat. Semangat Nasionalisme pemuda Indonesia selayaknya memahami makna wawasan kebangsaan, agar mampu memandang lambang negara sesuai peruntukannya.

Batang - Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan RI Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Batang menyoroti rasa Nasionalisme masyarakat. Semangat Nasionalisme pemuda Indonesia selayaknya memahami makna wawasan kebangsaan, agar mampu memandang lambang negara sesuai peruntukannya.

Melihat fenomena yang sedang hangat, menyandingkan antara lambang negara dengan gambar "One Peace", Kepala Bakesbangpol Batang Agung Wisnu Barata memandang sangat tidak tepat.

“Bendera Merah Putih kenapa disandingkan dengan gambar "One Peace ", tidak setara dan terlalu ekstrem,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/8/2025).

Warna Merah Putih bagi rakyat Indonesia memiliki makna yang sangat mendalam, karena para pejuang harus mengorbankan jiwa raganya untuk mempertahankan Sang Dwiwarna tersebut tetap berkibar.

“Merah berarti berani, putih suci semangat itu harus dimiliki rakyat Indonesia, tapi justru dilecehkan oleh gambar One Peace lambang tengkorak, apalagi dimunculkan saat ulang tahun kemerdekaan,” jelasnya.

Kalau pun ingin menyampaikan kritik sosial, terhadap pemerintahan yang dianggap belum sempurna sesuai harapan, tidak harus ditunjukkan dengan lambang kontradiksi.

“Cari kreativitas yang lebih positif lagi, karena lambang negara memiliki nilai kesakralan tersendiri, kita hormati sebagai warisan dari para pejuang,” tegasnya.

Yang tidak kalah pentingnya, harus memiliki rasa bela negara, yang akan melahirkan pribadi rela berkorban bagi bangsa dan negaranya. Serta pemahaman terhadap Pancasila secara komprehensif sebagai dasar negara, pandangan hidup dan norma tertinggi yang harus diamalkan dalam tindakan.

“Yang sangat disayangkan prinsip Pancasila itu belum diimplementasikan secara maksimal dalam tindakan, baik penyelenggara negara sebagian teladan maupun masyarakat.Semuanya  harus mematuhi nilai-nilai Pancasila yang direalisasikan, bukan hanya sekadar konsep belaka,” terangnya.

Fenomena One Peace yang sedang marak, ternyata juga mendapat respons dari kalangan gen Z, yang boleh dikata sangat mengenal tokoh anime tesebut. Salah satunya, Diki Hendri Kurniawan, siswa SMK Negeri 1 Kandeman yang memandang kurang tepat jika Sang Merah Putih disandingkan dengan lambang One Peace.

“Lambang bendara kita harus berada di titik tertinggi dan tidak bisa dibandingkan dengan bendera lainnya, apalagi anime, itu bisa mengurangi rasa Nasionalisme,” ujar dia.

Namun secara pribadi, ia menyukai karakter anime tesebut, karena kepercayaan diri yang tinggi dan alur cerita yang tidak membosankan.

“Kalau pun mau dipajang, sangat pas bendera One Peace itu di momen cosplay anime Jepang,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 13
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 43
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 53
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 92
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 504
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 63