Pemkab Batang Antisipasi Konflik Ormas Pascabentrokan Pemalang

Selasa, 05 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 693 kali Pelayanan Publik
Pemkab Batang Antisipasi Konflik Ormas Pascabentrokan Pemalang
Kesbangpol Batang Menggelar Sosialisasi antisipasi potensi konflik antar ormas di Kafe Penarak, Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan sosialisasi antisipasi potensi konflik antar organisasi masyarakat (ormas) di Kafe Penarak, Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan sosialisasi antisipasi potensi konflik antar organisasi masyarakat (ormas) di Kafe Penarak, Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, Selasa (5/8/2025).

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menyusul bentrokan antara Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) dengan Front Persaudaraan Islam (FPI) di Pemalang beberapa waktu lalu.

Bentrokan kedua ormas tersebut terjadi saat acara pengajian yang dihadiri Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Rabu (23/7/2025) malam. Insiden ini mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik ke daerah lain.

Strategi Pentahelix untuk Cegah Konflik

Kepala Kesbangpol Batang Agung Wisnu Barata menekankan, pentingnya mengikuti perkembangan situasi nasional untuk mengantisipasi dampaknya di tingkat daerah.

“Jadi kita akan mengikuti tren ya, perkembangan tingkat nasional itu akan berpengaruh pada tingkat daerah. Kalau di tingkat nasional ada kejadian, kita di tingkat daerah itu sifatnya antisipasi, jangan sampai itu terjadi di tingkat daerah,” jelasnya.

Dalam penanganan potensi konflik, Pemkab Batang menerapkan pendekatan pentahelix yang melibatkan semua elemen masyarakat.

“Potensi-potensi itu tujuannya mengantisipasi perlu pentahelix, tanggung jawab antara anak bangsa. Kalau kami metodenya seperti itu, bukan tanggung jawab pemerintah atau polres atau Kodim tapi semua anak bangsa yang ada di Kabupaten Batang,” terangnya.

Deteksi Dini dan Monitoring Berkelanjutan

Agung Wisnu mengakui bahwa, potensi gesekan antar ormas dapat muncul kapan saja, sehingga diperlukan upaya deteksi dini yang efektif. Menurutnya, konflik yang muncul ke permukaan seringkali merupakan akumulasi dari permasalahan yang tidak terselesaikan di tingkat bawah.

“Potensi-potensi gesekan antar ormas itu sendiri kan, bisa saja muncul kapan saja maka harus ada upaya meredam dan mendeteksi dini,” tuturnya.

Pihaknya akan terus menyampaikan konsep kebangsaan Indonesia dan memantau perkembangan situasi baik di tingkat nasional maupun daerah secara berkelanjutan.

Kedua Ormas Berseteru Hadir di Batang

Menariknya, kedua ormas yang berseteru di Pemalang ternyata juga memiliki keberadaan di Kabupaten Batang. Agung Wisnu mengonfirmasi bahwa PWI LS telah terdaftar secara organisasi, sementara kelompok lainnya belum mendaftarkan diri secara formal namun tetap memiliki anggota dari mantan-mantan FPI.

“Ya, ada. Tapi secara organisasi yang ada di PWI LS nya, kalau yang satu yang nggak secara organisasi belum mendaftarkan tapi tetap ada anggotannya karena mantan-mantan FPI,” tegasnya.

Kesbangpol Batang mencatat terdapat sekitar 197 ormas berbadan hukum yang terdata, sementara yang tidak terdata mencapai 97 organisasi.

Kapolres Batang juga telah mengundang kedua kelompok yang terlibat konflik di Pemalang untuk berkomitmen menjaga keamanan di Batang secara bersama-sama. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 41
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 82
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 82
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 99
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 511
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 72