Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi

Jumat, 01 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 500 kali Pelayanan Publik
Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi
Batang - Dalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

BatangDalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

Program inovatif ini, hadir sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum terpetakan secara komprehensif, sekaligus menjawab tantangan modernisasi yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah ini.

Latar belakang program ini bermula dari identifikasi permasalahan klasik yang dihadapi UMKM lokal, yaitu rendahnya visibilitas dan aksesibilitas informasi mengenai lokasi serta karakteristik usaha-usaha yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Kondisi ini mengakibatkan potensi ekonomi desa tidak dapat dimaksimalkan, baik dari segi promosi, distribusi, maupun pengembangan jaringan bisnis. Selama ini, informasi mengenai keberadaan UMKM hanya tersimpan secara konvensional dan tidak terintegrasi, sehingga sulit diakses oleh masyarakat luas, wisatawan, maupun pihak-pihak yang berpotensi menjadi mitra usaha atau konsumen.

Salah satu Mahasiswa Undip Gabriel Raimundo menyampaikan, pelaksanaan program dimulai dengan survei yang dilakukan selama dua minggu, melibatkan tim mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam pendataan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi seluruh UMKM yang beroperasi di Desa Tumbrep yang terdiri dari 8 perdukuhan.

“Tahap ini mencakup pencatatan koordinat geografis menggunakan teknologi GPS, dokumentasi visual, serta wawancara dengan para pelaku usaha untuk memahami karakteristik, produk unggulan, dan tantangan yang mereka hadapi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan sistem informasi geografis (GIS) untuk menciptakan peta digital yang interaktif dan informatif,” katanya saat ditemui di Balai Desa Tmbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (1/8/2025).

Tidak Hanya dalam skala desa, mahasiswa KKN Tematik Tim 41 membuat peta persebaran UMKM dalam skala kecil yaitu dukuh untuk membantu pendataan serta memaksimalkan potensi yang ada ditiap perdukuhan di desa Tumbrep ini, yang mana dilakukan penyerahan kepada Kepala Dukuh Tumbrep sendiri.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama kesuksesan program ini, dimana partisipasi aktif terlihat dari antusiasme para pelaku UMKM dalam memberikan data dan informasi yang diperlukan. Tersebar berbagai pelaku usaha dari berbagai sektor - mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, pertanian, hingga jasa - turut berpartisipasi dalam program pendataan ini,” jelasnya sebagai Mahasiswa yang bertanggung jawab membuat peta.

Masyarakat tidak hanya berperan sebagai objek penelitian, tetapi juga sebagai subjek aktif yang memberikan masukan yang dapat membantu.

Para pelaku usaha berharap, bahwa melalui peta digital ini, produk-produk unggulan Desa Tumbrep dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Mereka juga mengharapkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang dapat berdampak langsung pada peningkatan penjualan produk lokal.

Selain itu, masyarakat berharap program ini dapat menjadi katalis bagi transformasi digital yang lebih luas di desa, menciptakan ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan dan mandiri.

“Peta ini diharapkan, menjadi instrumen yang memudahkan Pemerintah Desa maupun instansi teknis seperti dinas terkait dalam proses pembinaan dan pengembangan UMKM yang sudah ada,” harapnya.

Penyerahan peta dilakukan oleh Ketua Tim Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) KKNT Tim 50 Undip, Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM kepada Kepala Desa Tumbrep dalam acara penarikan mahasiswa KKN, Rabu (30/7/2025).

Kepala Desa Tumbrep Muhammad Najib memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Undip atas dedikasinya. Ia berpendapat bahwa program KKNT tahun ini memiliki dampak yang signifikan karena berhasil melibatkan masyarakat secara aktif dan menjangkau berbagai sektor kehidupan di desa.

“Program mahasiswa sangat dirasakan manfaatnya. Kehadiran 12 mahasiswa di setiap dusun membuat kegiatan berjalan intensif. Kami berharap KKNT dari Undip bisa berlanjut di masa mendatang agar program yang telah dimulai bisa terus dikembangkan,” tegasnya.

Sementara itu Camat Bandar Muhammad Nashruddin turut menyampaikan pandangan yang sejalan dengan menilai bahwa program KKNT mahasiswa Undip telah membawa manfaat riil bagi komunitas di Kecamatan Bandar.

Menurutnya, inisiatif-inisiatif unggulan dalam sektor peternakan dan pertanian terbukti efektif mendorong munculnya pelaku UMKM baru sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi masyarakat setempat.

“Kami menyambut baik jika mahasiswa Undip kembali melaksanakan KKNT di wilayah kami. Kontribusi mereka sangat konkret dan dirasakan langsung oleh warga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 103
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 95
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 126
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 93
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 91
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 78