Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi

Jumat, 01 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 549 kali Pelayanan Publik
Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi
Batang - Dalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

Batang - Dalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

Program inovatif ini, hadir sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum terpetakan secara komprehensif, sekaligus menjawab tantangan modernisasi yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah ini.

Latar belakang program ini bermula dari identifikasi permasalahan klasik yang dihadapi UMKM lokal, yaitu rendahnya visibilitas dan aksesibilitas informasi mengenai lokasi serta karakteristik usaha-usaha yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Kondisi ini mengakibatkan potensi ekonomi desa tidak dapat dimaksimalkan, baik dari segi promosi, distribusi, maupun pengembangan jaringan bisnis. Selama ini, informasi mengenai keberadaan UMKM hanya tersimpan secara konvensional dan tidak terintegrasi, sehingga sulit diakses oleh masyarakat luas, wisatawan, maupun pihak-pihak yang berpotensi menjadi mitra usaha atau konsumen.

Salah satu Mahasiswa Undip Gabriel Raimundo menyampaikan, pelaksanaan program dimulai dengan survei yang dilakukan selama dua minggu, melibatkan tim mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam pendataan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi seluruh UMKM yang beroperasi di Desa Tumbrep yang terdiri dari 8 perdukuhan.

“Tahap ini mencakup pencatatan koordinat geografis menggunakan teknologi GPS, dokumentasi visual, serta wawancara dengan para pelaku usaha untuk memahami karakteristik, produk unggulan, dan tantangan yang mereka hadapi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan sistem informasi geografis (GIS) untuk menciptakan peta digital yang interaktif dan informatif,” katanya saat ditemui di Balai Desa Tmbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (1/8/2025).

Tidak Hanya dalam skala desa, mahasiswa KKN Tematik Tim 41 membuat peta persebaran UMKM dalam skala kecil yaitu dukuh untuk membantu pendataan serta memaksimalkan potensi yang ada ditiap perdukuhan di desa Tumbrep ini, yang mana dilakukan penyerahan kepada Kepala Dukuh Tumbrep sendiri.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama kesuksesan program ini, dimana partisipasi aktif terlihat dari antusiasme para pelaku UMKM dalam memberikan data dan informasi yang diperlukan. Tersebar berbagai pelaku usaha dari berbagai sektor - mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, pertanian, hingga jasa - turut berpartisipasi dalam program pendataan ini,” jelasnya sebagai Mahasiswa yang bertanggung jawab membuat peta.

Masyarakat tidak hanya berperan sebagai objek penelitian, tetapi juga sebagai subjek aktif yang memberikan masukan yang dapat membantu.

Para pelaku usaha berharap, bahwa melalui peta digital ini, produk-produk unggulan Desa Tumbrep dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Mereka juga mengharapkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang dapat berdampak langsung pada peningkatan penjualan produk lokal.

Selain itu, masyarakat berharap program ini dapat menjadi katalis bagi transformasi digital yang lebih luas di desa, menciptakan ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan dan mandiri.

“Peta ini diharapkan, menjadi instrumen yang memudahkan Pemerintah Desa maupun instansi teknis seperti dinas terkait dalam proses pembinaan dan pengembangan UMKM yang sudah ada,” harapnya.

Penyerahan peta dilakukan oleh Ketua Tim Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) KKNT Tim 50 Undip, Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM kepada Kepala Desa Tumbrep dalam acara penarikan mahasiswa KKN, Rabu (30/7/2025).

Kepala Desa Tumbrep Muhammad Najib memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Undip atas dedikasinya. Ia berpendapat bahwa program KKNT tahun ini memiliki dampak yang signifikan karena berhasil melibatkan masyarakat secara aktif dan menjangkau berbagai sektor kehidupan di desa.

“Program mahasiswa sangat dirasakan manfaatnya. Kehadiran 12 mahasiswa di setiap dusun membuat kegiatan berjalan intensif. Kami berharap KKNT dari Undip bisa berlanjut di masa mendatang agar program yang telah dimulai bisa terus dikembangkan,” tegasnya.

Sementara itu Camat Bandar Muhammad Nashruddin turut menyampaikan pandangan yang sejalan dengan menilai bahwa program KKNT mahasiswa Undip telah membawa manfaat riil bagi komunitas di Kecamatan Bandar.

Menurutnya, inisiatif-inisiatif unggulan dalam sektor peternakan dan pertanian terbukti efektif mendorong munculnya pelaku UMKM baru sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi masyarakat setempat.

“Kami menyambut baik jika mahasiswa Undip kembali melaksanakan KKNT di wilayah kami. Kontribusi mereka sangat konkret dan dirasakan langsung oleh warga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 107
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 128
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 131
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 121
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 101
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 103