Aksi Simpatik, Pengendara Tertib Berlalulintas Dapat Coklat

Kamis, 17 Juli 2025 Jumadi Dibaca 402 kali Pelayanan Publik
Aksi Simpatik, Pengendara Tertib Berlalulintas Dapat Coklat
Batang - Operasi Gabungan Patuh Candi 2025, digelar Satlantas Polres Batang bersama UPPD Samsat dan Jasa Raharja, untuk mensinergikan antara tertib berlalulintas dan pembayaran pajak kendaraan. Dalam operasi tersebut pengendara yang lengkap surat kendaraannya diapresiasi dengan coklat sedangkan bagi yang belum membayar pajak kendaraan diarahkan ke Samsat Keliling.

Batang - Operasi Gabungan Patuh Candi 2025, digelar Satlantas Polres Batang bersama UPPD Samsat dan Jasa Raharja, untuk mensinergikan antara tertib berlalulintas dan pembayaran pajak kendaraan. Dalam operasi tersebut pengendara yang lengkap surat kendaraannya diapresiasi dengan coklat sedangkan bagi yang belum membayar pajak kendaraan diarahkan ke Samsat Keliling.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Ahmad Ainurrozaq sengaja menyiapkan coklat secara khusus sebagai wujud penghargaan bagi pengendara tertib berlalulintas. Tindakan ini muncul dari inisiatif anggota untuk membedakan antara pengendara yang patuh aturan dengan yang sebaliknya.

“Kami siapkan 5 box coklat untuk dibagikan ke pengendara tertib berlalulintas dan 10 buah helm SNI, bagi pengendara yang tidak mengenakan helm. Respons mereka positif, hanya saja ada satu anak kecil yang sedikit merengek, tapi helm sudah kami serahkan orang tua supaya dikenakan,” katanya, saat ditemui di halaman Mako Satlantas Batang, Kabupaten Batang, Rabu (16/7/2025).

Pemberian apresiasi ini akan terus dibudayakan setiap ada operasi patuh dengan membagikan coklat kepada pengendara yang tertib berlalulintas. Tak hanya mengapresiasi, namun Satlantas menggandeng petugas Samsat pun menyiapkan layanan pembayaran pajak kendaraan langsung, untuk memudahkan pengendara melunasi kewajibannya.

Meski ada 50 pengendara yang belum lengkap surat kendaraannya, namun berbeda dengan Heri Isharyono si penjual kojek keliling, yang tetap patuh, hingga diapresiasi coklat oleh Kasatlantas.
“Senang banget dapat coklat dari Pak Polisi, karena lengkap surat kendaraannya,” tuturnya.

Kasi Retribusi UPPD Batang Pipin Arifin membenarkan masih banyaknya pengendara yang belum membayarkan pajak kendaraannya, meski program pemutihan telah digelar beberapa waktu lalu. Pembayaran pajak kendaraan bersamaan dengan Operasi Patuh Candi sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak.

“Rata-rata mereka lupa belum bayar pajak kendaraan, dan dari hasil pendataan sebanyak 20 pengendara belum bayar pajak. Mereka bisa langsung bayar baik secara tunai maupun non tunai,” terangnya.

Kendati telah dibuka program pemutihan, namun hingga kini baru 20 ribu kendaraan atau 30 persen yang telah dibayarkan pajaknya. Sedangkan kendaraan yang belum dibayarkan pajaknya, mencapai Rp51 miliar atau 82 ribu kendaraan.

“Program kolaborasi semacam ini akan intens dilakukan karena meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 13
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 49
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 11