Rizal Bawazier Ajak Puluhan Anak Thalasemia Dolan Bareng di Deswita Pandansari Batang

Sabtu, 12 Juli 2025 Jumadi Dibaca 573 kali Pelayanan Publik
Rizal Bawazier Ajak Puluhan Anak Thalasemia Dolan Bareng di Deswita Pandansari Batang
Anggota DPR RI Rizal Bawazier memberikan sambutan usai bersenang-senang dengan anak-anak penyandang Thalasemia di Deswita Pandansari, Kabupaten Batang.
Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengajak puluhan anak penyandang Thalasemia untuk berlibur dan bersenang-senang di Desa Wisata (Deswita) Pandansari, Kabupaten Batang, Sabtu (12/7/2025).

Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengajak puluhan anak penyandang Thalasemia untuk berlibur dan bersenang-senang di Desa Wisata (Deswita) Pandansari, Kabupaten Batang, Sabtu (12/7/2025).

Kegiatan ini bertajuk “Dolan Bareng Anak Thalasemia” bersama Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang.

Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengatakan, Alhamdulillah kita bisa bersama-sama dengan POPTI Batang mengajak anak-anak bersenang-senang liburan di Pandansari.

“Dalam kegiatan tersebut, anak-anak terlihat menikmati beragam wahana seperti outbound dan tubing.  Momentum ini bisa menjadi penyegar semangat bagi anak-anak Thalasemia yang selama ini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit,” jelasnya.

Rizal juga menampung aspirasi dari penyandang Thalasemia yang telah beranjak dewasa dan ingin bekerja, namun terkendala kondisi fisik. Ia pun mengusulkan agar mereka didorong menjadi wirausaha lewat pelatihan UMKM, sebagai solusi alternatif untuk mandiri secara ekonomi.

“Coba pikirkan, bagaimana daripada bekerja, mendingan kita pelatihan untuk menjadi pengusaha UMKM. Karena keterbatasan tenaga mungkin agak sulit jika bekerja di lingkungan kerja normal. Karena kalau sama-sama anak Thalasemia menikah, nanti anaknya sudah pasti menjadi penyandang Thalasemia juga,” tegasnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak RSUD Batang Tan Evi Susanti menjelaskan, Thalasemia itu penyakit bawaan, tapi tidak menular. Pencegahannya usahakan tidak menikah dengan sesama pembawa thalasemia.

“Thalasemia terdiri dari dua jenis, yakni Thalasemia Mayor yang mengharuskan penyandangnya mendapatkan transfusi darah seumur hidupnya. Dan Thalasemia Minor yang hanya sebagai pembawa,” terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 41 penyandang Thalasemia di Kabupaten Batang, terdiri dari 23 anak-anak dan 19 orang dewasa. Meskipun masih ada penambahan kasus, namun jumlahnya cenderung melambat.

Tan Evi menyebutkan, selama beberapa tahun terakhir, Kabupaten Batang telah menjalankan program "Zero Thalasemia" melalui skrining pranikah, untuk mencegah lahirnya generasi baru penyandang thalasemia.

“Jadi menikahlah dengan pasangan yang normal, yang tidak mempunyai keturunan penyandang Thalasemia,” ungkapnya.

Evi juga menyampaikan, bahwa kemajuan teknologi telah meningkatkan harapan hidup penyandang thalasemia yang tadinya sangat sedikit angka harapan hidupnya.

“Zaman dulu sebelum ada transfusi darah, harapan hidup Thalasemia hanya sampai 3 tahun. Setelah ditemukan transfusi darah bisa sampai 20 tahun, dan dengan terapi kelasi besi bisa sampai usia tua 63 tahun bahkan lebih,” ujar dia.

Ia menambahkan, kualitas hidup penderita thalasemia dapat terus meningkat jika disertai dengan deteksi dini, transfusi yang teratur dengan kadar hemoglobin yang stabil, serta rutin menjalani terapi kelasi besi.

“Dengan begitu, pertumbuhan mereka lebih baik, semangat hidup meningkat, bahkan kecerdasannya juga lebih bagus dibanding yang tidak teratur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 13
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 14