Rizal Bawazier Ajak Puluhan Anak Thalasemia Dolan Bareng di Deswita Pandansari Batang

Sabtu, 12 Juli 2025 Jumadi Dibaca 604 kali Pelayanan Publik
Rizal Bawazier Ajak Puluhan Anak Thalasemia Dolan Bareng di Deswita Pandansari Batang
Anggota DPR RI Rizal Bawazier memberikan sambutan usai bersenang-senang dengan anak-anak penyandang Thalasemia di Deswita Pandansari, Kabupaten Batang.
Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengajak puluhan anak penyandang Thalasemia untuk berlibur dan bersenang-senang di Desa Wisata (Deswita) Pandansari, Kabupaten Batang, Sabtu (12/7/2025).

Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengajak puluhan anak penyandang Thalasemia untuk berlibur dan bersenang-senang di Desa Wisata (Deswita) Pandansari, Kabupaten Batang, Sabtu (12/7/2025).

Kegiatan ini bertajuk “Dolan Bareng Anak Thalasemia” bersama Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang.

Anggota DPR RI Rizal Bawazier mengatakan, Alhamdulillah kita bisa bersama-sama dengan POPTI Batang mengajak anak-anak bersenang-senang liburan di Pandansari.

“Dalam kegiatan tersebut, anak-anak terlihat menikmati beragam wahana seperti outbound dan tubing.  Momentum ini bisa menjadi penyegar semangat bagi anak-anak Thalasemia yang selama ini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit,” jelasnya.

Rizal juga menampung aspirasi dari penyandang Thalasemia yang telah beranjak dewasa dan ingin bekerja, namun terkendala kondisi fisik. Ia pun mengusulkan agar mereka didorong menjadi wirausaha lewat pelatihan UMKM, sebagai solusi alternatif untuk mandiri secara ekonomi.

“Coba pikirkan, bagaimana daripada bekerja, mendingan kita pelatihan untuk menjadi pengusaha UMKM. Karena keterbatasan tenaga mungkin agak sulit jika bekerja di lingkungan kerja normal. Karena kalau sama-sama anak Thalasemia menikah, nanti anaknya sudah pasti menjadi penyandang Thalasemia juga,” tegasnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak RSUD Batang Tan Evi Susanti menjelaskan, Thalasemia itu penyakit bawaan, tapi tidak menular. Pencegahannya usahakan tidak menikah dengan sesama pembawa thalasemia.

“Thalasemia terdiri dari dua jenis, yakni Thalasemia Mayor yang mengharuskan penyandangnya mendapatkan transfusi darah seumur hidupnya. Dan Thalasemia Minor yang hanya sebagai pembawa,” terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 41 penyandang Thalasemia di Kabupaten Batang, terdiri dari 23 anak-anak dan 19 orang dewasa. Meskipun masih ada penambahan kasus, namun jumlahnya cenderung melambat.

Tan Evi menyebutkan, selama beberapa tahun terakhir, Kabupaten Batang telah menjalankan program "Zero Thalasemia" melalui skrining pranikah, untuk mencegah lahirnya generasi baru penyandang thalasemia.

“Jadi menikahlah dengan pasangan yang normal, yang tidak mempunyai keturunan penyandang Thalasemia,” ungkapnya.

Evi juga menyampaikan, bahwa kemajuan teknologi telah meningkatkan harapan hidup penyandang thalasemia yang tadinya sangat sedikit angka harapan hidupnya.

“Zaman dulu sebelum ada transfusi darah, harapan hidup Thalasemia hanya sampai 3 tahun. Setelah ditemukan transfusi darah bisa sampai 20 tahun, dan dengan terapi kelasi besi bisa sampai usia tua 63 tahun bahkan lebih,” ujar dia.

Ia menambahkan, kualitas hidup penderita thalasemia dapat terus meningkat jika disertai dengan deteksi dini, transfusi yang teratur dengan kadar hemoglobin yang stabil, serta rutin menjalani terapi kelasi besi.

“Dengan begitu, pertumbuhan mereka lebih baik, semangat hidup meningkat, bahkan kecerdasannya juga lebih bagus dibanding yang tidak teratur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 107
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 128
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 131
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 121
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 101
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 103