Cegah Kenakalan Remaja, Kolaborasi Psikoedukasi Polda Jateng di SMK PGRI Batang

Kamis, 12 Juni 2025 Jumadi Dibaca 723 kali Pelayanan Publik
Cegah Kenakalan Remaja, Kolaborasi Psikoedukasi Polda Jateng di SMK PGRI Batang
Cegah Kenakalan Remaja, Kolaborasi Psikoedukasi Polda Jateng di SMK PGRI Batang
Batang Upaya preventif terhadap kenakalan remaja dan peningkatan kesadaran akan isu-isu psikologis menjadi fokus utama dalam kegiatan sosialisasi. Acara yang dihadiri oleh siswa-siswi kelas XI ini merupakan kolaborasi antara SMK PGRI Batang, Polda Jawa Tengah, Polres Batang dan Mahasiswa Program Studi Psikologi.

Batang  Upaya preventif terhadap kenakalan remaja dan peningkatan kesadaran akan isu-isu psikologis menjadi fokus utama dalam kegiatan sosialisasi. Acara yang dihadiri oleh siswa-siswi kelas XI ini merupakan kolaborasi antara SMK PGRI Batang, Polda Jawa Tengah, Polres Batang dan Mahasiswa Program Studi Psikologi.

Kegiatan diawali dengan pemutaran video inspiratif karya Polres Batang yang berhasil menarik perhatian para siswa. Video tersebut menggambarkan dua sahabat yang berada di persimpangan jalan karakter, memberikan gambaran nyata tentang pilihan-pilihan yang dapat mengarah pada kenakalan remaja atau justru membentuk pribadi yang positif.

Setelah penayangan video, dilanjutkan dengan pemberian materi psikoedukasi yang disampaikan oleh Psikolog Kepolisian dari Polda Jawa Tengah. Materi utama yang dibahas adalah mengenai maraknya kasus kekerasan seksual.

Kasubbagpsipol Bagsi Biro SDM Polda Jateng Kompol Adi Nugroho menjelaskan, berbagai bentuk kekerasan seksual, dampaknya terhadap korban, serta langkah-langkah pencegahan dan pelaporan yang dapat dilakukan.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari kegiatan Biro SDM Polda Jateng dalam memberikan pendampingan psikoedukasi kepada siswa-siswi di SMK PGRI Batang, dalam hal ini dikalangan remaja,” katanya saat ditemui di SMK PGRI Batang, Kabupaten Batang, Kamis (12/6/2025).

Menanggapi maraknya berbagai kasus kenakalan remaja terutama kekerasan seksual, yang sekarang tidak hanya secara langsung namun juga diranah daring.

“Kami melakukan pendampingan psikoedukasi kepada siswa-siswi SMK PGRI Batang agar tidak melakukan tindak kekerasan mapun kenakalan dikalangan remaja,” jelasnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, sekaligus membekali para remaja dengan pengetahuan dan pemahaman yang kuat mengenai pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan dan ancaman sosial.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Batang Eliana Dwi Kurniati menuuturkan bahwa, pembelajaran ini bukan lagi hal yang tabu, namun memang perlu untuk disampaikan sedari dini.

“Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan siswa-siswi mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi berbagai tantangan di masa remaja, menjauhi perilaku negatif, dan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta berprestasi,” ujar dia.

Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk menciptakan generasi muda Batang yang berkualitas. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24