Agrowisata Clapar Siap Manjakan Pecinta Jeruk

Kamis, 12 Juni 2025 Jumadi Dibaca 1.284 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Agrowisata Clapar Siap Manjakan Pecinta Jeruk
Kepala Dispaperta Sutadi memanen jeruk di BBP Clapar Subah, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang kembali menggelar Agrowisata Petik Jeruk, bagi masyarakat untuk berkesempatan memetik langsung jeruk varietas unggul di Balai Benih Pertanian (BBP) Clapar. Selain sebagai destinasi wisata, even tahunan tersebut juga disiapkan sebagai media edukasi masyarakat tentang budidaya, hingga peliharaan secara baik dan benar.

Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang kembali menggelar Agrowisata Petik Jeruk, bagi masyarakat untuk berkesempatan memetik langsung jeruk varietas unggul di Balai Benih Pertanian (BBP) Clapar. Selain sebagai destinasi wisata, even tahunan tersebut juga disiapkan sebagai media edukasi masyarakat tentang budidaya, hingga peliharaan secara baik dan benar.

Kepala Dispaperta Batang Sutadi Ronodipuro mengatakan, even tersebut akan digelar mulai 12-18 Juni yang diperuntukkan bagi masyarakat agar teredukasi seputar budidaya, pemeliharaan hingga pascapanen.

“Selain edukasi, secara bertahap BBP Clapar akan disiapkan untuk menjadi agroeduwisata yang bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah, lewat Optimalisasi sembilan varietas termasuk jeruk dan lainnya yang dijadikan benih, untuk komoditas hortikultura,” katanya, saat ditemui di BBP Clapar Subah, Kabupaten Batang, Kamis (12/6/2025).

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung tidak dipungut retribusi, hanya saja akan dikenakan biaya pembelian tiap kilogramnya.

“Untuk pembeliannya Rp15 ribu per kilogramnya, dan pengunjung juga tidak dibatasi dalam pembelian,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa, BBP Clapar seluas 2 hektar ini terdapat beragam variatif jeruk unggul hingga produksi.

Sementara itu, Kepala UPT Balai Benih Hortikultura Clapar Chasum Umi Kulsum mengatakan, jeruk di BBP Clapar terdapat sembilan varietas yang termasuk unggul baru.

“Sembilan varietas itu di antaranya RGL, Keprok Monita, Borneo, Citaya, Trigas dan Krisma. Tiap pohonnya bisa menumbuhkan 12 kilogram dan ada 300 pohon yang bisa diproduksi,” terangnya.

Respons positif ditunjukkan oleh pengunjung, salah satunya Afifudin warga Durenombo yang sudah ketiga kalinya berkunjung untuk memetik langsung jeruk dari BBP Clapar. Ia bersama keluarga selalu rutin memetik tiap kali even tahunan tersebut digelar.

“Senang sekali bisa metik langsung dari pohonnya, sama bisa buat edukasi keluarga biar nambah pengetahuan seputar tanaman hortikultura. Biasanya saya beli di sini 3 kilogram, cukup buat keluarga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 200
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 171
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 154
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 625
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 65
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 106