Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap

Jumat, 10 Juli 2026 Jumadi Dibaca 19 kali Pembangunan Infrastruktur
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengatakan, Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap.
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.

Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menegaskan, bahwa posisi konsultan pengawas sangat krusial dalam menentukan hasil akhir sebuah proyek. Oleh karena itu, integritas dan kehadiran mereka di lokasi tidak bisa ditawar-tawar.

“Kita pastikan bahwa konsultan ya tugasnya benar-benar ngawasi, dia di pihak kita bukan di pihaknya kontraktor. Bahwa para pengawas diwajibkan untuk selalu berada di tempat kerja selama masa kontrak berjalan. Dan dia harus standby di situ kaitannya dengan pengawasan. Ada tidak ada pekerjaan di kontrak itu mereka harus ada standby di situ,” katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (10/7/2026).

Endro menggarisbawahi bahwa setiap proyek wajib dikawal secara eksklusif. DPUPR melarang keras adanya pengawas yang membagi fokusnya ke beberapa tempat sekaligus. Berdasarkan kesepakatan kontrak, setiap titik proyek harus ditunggui oleh personel yang berbeda.

“Tidak boleh merangkap dan satu satu proyek itu harus ada di situ. Itu kontraknya seperti itu. Nah, dan memang satu titik harus di situ. Khusus untuk pengawas ya, pengawas,” tegasnya.

Ketatnya pengawasan ini bukan sekadar formalitas. Endro membeberkan bahwa semua hasil pekerjaan di lapangan akan melewati serangkaian uji berkala di laboratorium sebelum proses pencairan anggaran dilakukan.

“Mulai dari proyek jalan, pengairan, hingga pekerjaan pasangan, semuanya wajib memenuhi spesifikasi teknis (spek) yang telah ditentukan. Hal inilah yang menjawab pertanyaan publik mengapa proses birokrasi pembayaran di DPUPR kerap memakan waktu,” jelasnya.

Semua pekerjaan kita, kita laboratoriumkan. Kita teskan semua. Baik itu pasangan, baik itu jalan, baik itu di pengairan, semua ada lab-nya. Pihaknya baru akan mencairkan dana setelah hasil uji laboratorium resmi keluar dan dinyatakan memenuhi standar.

“Jadi untuk kualitas itu sesuai spek, nanti dilabkan baru keluar hasil lab-nya, itu baru kita bayar. Kenapa di DPUPR itu kaitan pembayaran agak lama? Karena masih menunggu hasil kualitas, uji kualitasnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 15
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 28
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 17
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 78
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 17
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 22