SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun

Jumat, 10 Juli 2026 Jumadi Dibaca 69 kali Pelayanan Publik
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Salah satu petugas SE26 mendata sensus ekonomi di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.

Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.

Di usianya yang telah mencapai satu abad, Mbah Supiyah masih mampu menjahit pakaian. Meski pendengarannya mulai berkurang, kondisi penglihatannya masih baik sehingga tetap dapat menjalankan keterampilan yang telah ditekuninya selama bertahun-tahun. Temuan tersebut menjadi salah satu potret yang terekam dalam pelaksanaan SE26 yang kali ini memiliki cakupan pendataan jauh lebih luas dibandingkan sensus sebelumnya.

Kepala BPS Batang Heni Djumadi mengatakan, SE26 merupakan sensus dengan konsep paket lengkap karena tidak hanya memotret aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menghimpun berbagai data sosial dan demografi yang dibutuhkan pemerintah.

“Kalau sensus ekonomi sebelumnya lebih berfokus pada pelaku usaha, sekarang cakupannya lebih luas. Selain usaha nonpertanian, kami juga mendata sektor pertanian sekaligus karakteristik keluarga dan kondisi masyarakat secara menyeluruh,” katanya usai pelaksanaan sensus di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (10/7/2026).

Dijelaskannya, pendataan yang dilakukan di rumah tangga tidak hanya mencatat keberadaan usaha, tetapi juga memotret karakteristik keluarga, mulai dari jumlah anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Petugas sensus juga mengumpulkan informasi mengenai kondisi fisik rumah, seperti jenis lantai dan dinding bangunan, sebagai bagian dari pemetaan kualitas hunian masyarakat. Selain itu, sensus turut mencatat data demografi secara rinci, termasuk usia penduduk hingga kelompok lanjut usia. Temuan Mbah Supiyah yang telah berusia lebih dari 100 tahun menjadi salah satu contoh data yang berhasil dihimpun selama proses pendataan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, BPS juga mendata kondisi pendidikan masyarakat, termasuk anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah, sehingga pemerintah dapat mengetahui penyebabnya sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Aspek kesehatan juga menjadi bagian penting dalam pendataan. Informasi mengenai penyandang disabilitas maupun warga lanjut usia yang mengalami penyakit katastropik, seperti stroke, turut dicatat sebagai bahan penyusunan program pembangunan di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” terangnya.

Heni menambahkan, untuk pendataan di kawasan pasar, fokus petugas diarahkan pada karakteristik usaha yang dijalankan para pelaku usaha, sedangkan pendataan di rumah tangga lebih menitikberatkan pada karakteristik keluarga.

“Melalui data yang dihimpun secara komprehensif tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 18
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 27
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 14
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 20
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 12
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 16