SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun

Jumat, 10 Juli 2026 Jumadi Dibaca 1.375 kali Pelayanan Publik
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Salah satu petugas SE26 mendata sensus ekonomi di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.

Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.

Di usianya yang telah mencapai satu abad, Mbah Supiyah masih mampu menjahit pakaian. Meski pendengarannya mulai berkurang, kondisi penglihatannya masih baik sehingga tetap dapat menjalankan keterampilan yang telah ditekuninya selama bertahun-tahun. Temuan tersebut menjadi salah satu potret yang terekam dalam pelaksanaan SE26 yang kali ini memiliki cakupan pendataan jauh lebih luas dibandingkan sensus sebelumnya.

Kepala BPS Batang Heni Djumadi mengatakan, SE26 merupakan sensus dengan konsep paket lengkap karena tidak hanya memotret aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menghimpun berbagai data sosial dan demografi yang dibutuhkan pemerintah.

“Kalau sensus ekonomi sebelumnya lebih berfokus pada pelaku usaha, sekarang cakupannya lebih luas. Selain usaha nonpertanian, kami juga mendata sektor pertanian sekaligus karakteristik keluarga dan kondisi masyarakat secara menyeluruh,” katanya usai pelaksanaan sensus di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (10/7/2026).

Dijelaskannya, pendataan yang dilakukan di rumah tangga tidak hanya mencatat keberadaan usaha, tetapi juga memotret karakteristik keluarga, mulai dari jumlah anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Petugas sensus juga mengumpulkan informasi mengenai kondisi fisik rumah, seperti jenis lantai dan dinding bangunan, sebagai bagian dari pemetaan kualitas hunian masyarakat. Selain itu, sensus turut mencatat data demografi secara rinci, termasuk usia penduduk hingga kelompok lanjut usia. Temuan Mbah Supiyah yang telah berusia lebih dari 100 tahun menjadi salah satu contoh data yang berhasil dihimpun selama proses pendataan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, BPS juga mendata kondisi pendidikan masyarakat, termasuk anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah, sehingga pemerintah dapat mengetahui penyebabnya sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Aspek kesehatan juga menjadi bagian penting dalam pendataan. Informasi mengenai penyandang disabilitas maupun warga lanjut usia yang mengalami penyakit katastropik, seperti stroke, turut dicatat sebagai bahan penyusunan program pembangunan di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” terangnya.

Heni menambahkan, untuk pendataan di kawasan pasar, fokus petugas diarahkan pada karakteristik usaha yang dijalankan para pelaku usaha, sedangkan pendataan di rumah tangga lebih menitikberatkan pada karakteristik keluarga.

“Melalui data yang dihimpun secara komprehensif tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 89
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 84
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 75
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 73
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 59
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 69