Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera

Jumat, 10 Juli 2026 Jumadi Dibaca 358 kali IKM UKM UMKM
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Sejumlah petugas Satpol PP Batang memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk pindah di Pujasera Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.

Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.

Operasi gabungan yang digelar pada Selasa 7 Juli 2026 pagi itu melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Batang. Alih-alih angkat kaki tanpa arah, para pedagang justru diarahkan untuk menempati ruang baru yang lebih representatif di Pujasera. Pemerintah sendiri masih memilih pendekatan yang humanis dan persuasif dalam proses transisi ini.

Kepala Disperindagkop UKM Batang Wahyu Budi Santoso menjelaskan, bahwa saat ini proses pemindahan tersebut sudah berjalan secara bertahap. Pedagang di relokasi Pujasera. Ada penempatan. Ini tinggal proses saja. Sebagian pedagang sudah pindah. Karena kita tatakan di Pujasera.

“Bahwa peran Disperindagkop berfokus pada ranah administratif dan sosialisasi yang menyentuh langsung para pedagang. Mulai dari obrolan dari hati ke hati secara lisan, hingga layangan surat resmi. Karena tugasnya Disperindag terkait dengan penataan pedagang ini, kita dinas teknis sampai dengan kita pemberitahuan sosialisasi, pemberitahuan lisan, kemudian memberikan surat untuk pindah,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (10/7/2026).

Namun, pemerintah juga menetapkan batas waktu agar penataan kota ini berjalan sesuai rencana. Tenggat waktu bagi para pedagang untuk mengemasi lapak lama mereka dijadwalkan hingga pertengahan bulan ini.

“Jika masih ada yang membandel setelah batas waktu tersebut, maka penegak peraturan daerah yang akan mengambil alih. Kemudian nanti tanggal 14 ini jadwal akhir, nanti akan ditertibkan oleh Satpol PP. Setelah itu, memang kalau yang bersangkutan belum pindah dan sebagainya, yang memberikan peringatan dan teguran kan dari penegak Perda, Satpol PP,” terangnya.

Menepis kekhawatiran para pedagang mengenai urusan isi dompet di tempat baru, Wahyu memastikan tidak ada beban biaya tambahan yang akan mencekik mereka. Skema retribusi di Pujasera dipastikan mengacu pada regulasi yang sudah berjalan selama ini, sehingga para pedagang hanya perlu beradaptasi dengan suasana lingkungan yang baru.

“Oh, sesuai aturan yang ada. Retribusinya sesuai aturan yang ada. Saya rasa di sana pun kan juga ditarik retribusi, jadi enggak enggak keberatan. Hanya pindah tempat saja. Karena ini kan solusi,” tegasnya.

Dengan adanya jaminan tarif retribusi yang sama, relokasi ini diharapkan tidak sekadar memindahkan tempat mencari nafkah, melainkan menjadi solusi saling menguntungkan (win-win solution).

“Kota Batang mendapatkan wajah yang lebih bersih dan tertib, sementara para pedagang memperoleh tempat jualan yang lebih nyaman dan legal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 89
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 84
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 75
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 73
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 59
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 69