Jaga Populasi, Panitia Kurban Diminta Utamakan Jenis Pejantan

Senin, 26 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.506 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Jaga Populasi, Panitia Kurban Diminta Utamakan Jenis Pejantan
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang mengintensifkan sosialisasi agar para ahlul qurban memilih hewan kurban sesuai syariat Islam. Hal terpenting lainnya para takmir masjid diedukasi agar mengutamakan untuk memotong hewan kurban berjenis kelamin jantan, demi menjaga kelangsungan populasi.

Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang mengintensifkan sosialisasi agar para ahlul qurban memilih hewan kurban sesuai syariat Islam. Hal terpenting lainnya para takmir masjid diedukasi agar mengutamakan untuk memotong hewan kurban berjenis kelamin jantan, demi menjaga kelangsungan populasi.

Kabid Peternakan Dispaperta Batang Syam Manohara mengatakan, sosialisasi kali ini intens digelar tiap menjelang Hari Raya Kurban. Tujuan utamanya agar pengelolaan daging kurban sesuai aturan Kementan dan Kemenag, yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Penekan kami hewan kurban harus cukup umur, serta disarankan memotong yang berjenis kelamin jantan. Ini demi menjaga populasi terutama sapi di Kabupaten Batang tetap terjaga,” katanya, saat menggelar sosialisasi, di Aula Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Senin (26/5/2025).

Berdasarkan pemantauan di lapangan oleh Petugas Peternakan Kecamatan, intensitas sapi yang akan dikurbankan sedikit mengalami penurunan.

“Hingga H-20 Iduladha para pedagang belum banyak yang menjual sapi kurban di pasaran, karena sebagian Ahlul qurban beralih ke kambing,” jelasnya.

Alasan terbesar, karena izin masuk hewan kurban yang mengharuskan melengkapi beragam persyaratan. Maka calon pembeli hewan kurban lebih memilih kambing yang stoknya berlimpah.

“Selama ini untuk keperluan kurban mengambil dari luar daerah, sedangkan kambing dan domba bisa ambil dari daerah lokal setempat. Keperluan sapi kurban mencapai 1.900 ekor dari Batang, Madura dan Bali serta kambing/domba mencapai 2.500 ekor,” terangnya.

Salah satu panitia penyembelihan kurban, Satori memastikan, saat penyembelihan hingga proses akhir berupaya mengikuti standar operasional prosedur yang ditetapkan instansi terkait.

“Penyembelihannya tetap sesuai syariat Islam karena kami selalu menggandeng Juru Sembelih Halal (Juleha) dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH),” tuturnya.

Pihaknya selalu mengundang Juleha dari RPH Sambong, untuk melakukan penyembelihan di halaman masjid. Hal ini selalu diutamakan demi menjaga kehalan dan higenitas daging kurban.

“Proses pembersihan daging, menggunakan air mengalir serta kotoran kami tampung di lubang khusus. Lalu kami timbun ke dalam tanah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 210
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 172
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 159
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 639
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 66
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 107