Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.482 kali Pendidikan dan Latihan
Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam
Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Pengawas SMA Cabang Dinas 13, Siti Ismuzaroh memandang perlu kajian mendalam apabila program tersebut akan diterapkan. Di sisi lain, Ismuzaroh mengakui, ada beberapa sudut pandang terkait pola pendidikan militer, meskipun bertujuan untuk mendidik anak bermasalah.

“Jika benar-benar diterapkan, ada positif dan negatifnya buat mental anak,” katanya, saat ditemui di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/5/2025).

Dari sisi positif, anak bermasalah ini akan terkontrol perilakunya. Namun jika dalam proses pendidikannya menerapkan pola kemiliteran, justru akan berdampak buruk karena ada keterpaksaan, bisa jadi memunculkan sikap pendendam pada anak.

“Misalnya dalam mendidik ada kata-kata kasar dan sejenisnya, justru kurang mendukung untuk perkembangan mental anak. Maka dari itu, sampai saat ini Pemprov Jateng belum mengeluarkan edaran terkait program pendidikan bagi siswa bermasalah di barak militer,” jelasnya.

Hal itu dikarenakan perlu persiapan matang, apabila akan diterapkan, terutama sarana prasarana penunjangnya.

Tanggapan beragam ditunjukkan oleh para pelajar SMA, karena ada berdampak bagi kejiwaannya. Salah satunya Arfin pelajar SMA Negeri 2 Batang, yang justru mendukung program tersebut karena membantu menanamkan kedisiplinan.

“Setuju saja sih, karena bisa membantu mencegah timbulnya kembali sikap nakal mereka. Kalau diterapkan di Batang tepat sekali karena bisa membuat yang tadinya nakal, jadi Berperilaku baik,” tuturnya.

Berbeda dengan Rakha pelajar SMA Negeri 1 Batang yang memandang pendidikan ala militer kurang tepat jika diterapkan walaupun untuk mendidik anak bermasalah.

“Kurang tepat karena anak bermasalah tidak hanya dididik secara militer saja, tapi juga butuh pendidikan karakter yang hanya diperoleh di sekolah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
15 Okt 2026 Jumadi 124
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi keamanan siber bagi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan perangkat desa di Balai Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (14102026).
15 Okt 2026 Jumadi 215
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Batang Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
15 Okt 2026 Jumadi 162
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
Batang Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyimpan sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari dan mengirimkannya ke puskesmas terdekat atau dinas terkait untuk pemeriksaan laboratorium. Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dugaan keracunan makanan pada penerima manfaat program MBG.
15 Okt 2026 Jumadi 198
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Batang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang terus menggencarkan pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula. Langkah ini menyasar para pelajar sekolah hingga masyarakat di berbagai wilayah untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
15 Okt 2026 Jumadi 172
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Batang PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove jenis Rhizophora di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15102026).
15 Okt 2026 Jumadi 96