Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.430 kali Pendidikan dan Latihan
Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam
Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Pengawas SMA Cabang Dinas 13, Siti Ismuzaroh memandang perlu kajian mendalam apabila program tersebut akan diterapkan. Di sisi lain, Ismuzaroh mengakui, ada beberapa sudut pandang terkait pola pendidikan militer, meskipun bertujuan untuk mendidik anak bermasalah.

“Jika benar-benar diterapkan, ada positif dan negatifnya buat mental anak,” katanya, saat ditemui di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/5/2025).

Dari sisi positif, anak bermasalah ini akan terkontrol perilakunya. Namun jika dalam proses pendidikannya menerapkan pola kemiliteran, justru akan berdampak buruk karena ada keterpaksaan, bisa jadi memunculkan sikap pendendam pada anak.

“Misalnya dalam mendidik ada kata-kata kasar dan sejenisnya, justru kurang mendukung untuk perkembangan mental anak. Maka dari itu, sampai saat ini Pemprov Jateng belum mengeluarkan edaran terkait program pendidikan bagi siswa bermasalah di barak militer,” jelasnya.

Hal itu dikarenakan perlu persiapan matang, apabila akan diterapkan, terutama sarana prasarana penunjangnya.

Tanggapan beragam ditunjukkan oleh para pelajar SMA, karena ada berdampak bagi kejiwaannya. Salah satunya Arfin pelajar SMA Negeri 2 Batang, yang justru mendukung program tersebut karena membantu menanamkan kedisiplinan.

“Setuju saja sih, karena bisa membantu mencegah timbulnya kembali sikap nakal mereka. Kalau diterapkan di Batang tepat sekali karena bisa membuat yang tadinya nakal, jadi Berperilaku baik,” tuturnya.

Berbeda dengan Rakha pelajar SMA Negeri 1 Batang yang memandang pendidikan ala militer kurang tepat jika diterapkan walaupun untuk mendidik anak bermasalah.

“Kurang tepat karena anak bermasalah tidak hanya dididik secara militer saja, tapi juga butuh pendidikan karakter yang hanya diperoleh di sekolah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 90
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 139
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 69
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 191
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 114
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 101