Standarisasi Perlu Diintensifkan, Demi Temukan Kopi Batang Berkualitas

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.349 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Standarisasi Perlu Diintensifkan, Demi Temukan Kopi Batang Berkualitas
Batang - Potensi kopi khas Batang yang menggiurkan, mulai diperkenalkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, ke pasar dengan jangkauan lebih luas. Pemetaan terhadap kopi berkualitas perlu diintensifkan, agar produk olahannya nanti menemukan pangsa pasar dan konsumennya.

Batang - Potensi kopi khas Batang yang menggiurkan, mulai diperkenalkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, ke pasar dengan jangkauan lebih luas. Pemetaan terhadap kopi berkualitas perlu diintensifkan, agar produk olahannya nanti menemukan pangsa pasar dan konsumennya.

Dari hasil pantauan langsung ke petani, Faelasufa menekankan agar produk kopi khas Batang dikenal oleh konsumen nasional dengan upaya pembinaan bagi jenis yang berpotensi besar.

“Apapun jenis kopinya, entah Surjo atau Tombo yang jelas dari Batang,” katanya, saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (3/5/2025).

Ia menyayangkan karena selama ini kopi khas Batang harus dijual ke luar daerah terlebih dahulu, agar sampai ke penikmatnya. Sayangnya, pasar itu tahunya adalah kopi dari daerah lain, bukan dari Batang.

Sebagai upaya nyata, Pemda akan mengoptimalkan dalam pembinaan bagi kopi berpotensi, namun belum mendapatkan perhatian dari pasar.

“Tujuannya supaya green bean yang dihasilkan sesuai kebutuhan pasar dan perlu sentralisasi pascapanen, agar tercipta standarisasi kualitas, sebelum sampai ke tangan penikmatnya,” tegasnya.

Pendiri Java Kirana, M. Noverian Aditya membenarkan, penting sentralisasi dalam pemantauan kualitas produk, sehingga di antara petani pun tidak akan ada ketimpangan sosial. Pola ini membantu para produsen menemukan kopi berkualitas sesuai selera pasar dan harga yang bersaing.

“Nantinya, kopi Batang lebih bisa dikenal dan mampu bersaing, baik kualitas maupun pamornya di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi menerangkan, selama ini pihaknya telah intens melakukan pembinaan kepada petani.

“Nantinya akan lebih memaksimalkan pembinaan saat pascapanen, dengan memperhatikan skala prioritas,” terangnya.

Perwakilan Batang Coffee, Ma'ruf mengatakan, sebanyak 3 ribu petani telah dibina dan mampu menghasilkan 2 ribu ton kopi, namun masih menemukan kendala karena petani menjualnya secara mandiri.

“Walaupun hasil panen petani banyak, tapi lebih dari 50 persen, kopi kami diambil produsen Temanggung,” ujar dia.

Di sisi lain, ia mengakui, hasil panen beberapa waktu ini, mengalami penurunan karena faktor cuaca yang tidak menentu. Yang sangat disayangkan kami harus berpacu dengan pencuri kopi, bahkan harus menyewa penjaga kebun agar tidak dicuri menjelang panen.

Ia mengharapkan, Pemda lebih mengintensifkan pembinaan kepada para petani agar menghasilkan kualitas dan harga yang layak.

“Selama ini kami lebih cenderung bergerak secara mandiri untuk membina petani Tombo, bahkan pembinaan kami sudah menjangkau luar daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 72
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 104
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 157
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 84
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 137
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 159