Standarisasi Perlu Diintensifkan, Demi Temukan Kopi Batang Berkualitas

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.324 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Standarisasi Perlu Diintensifkan, Demi Temukan Kopi Batang Berkualitas
Batang - Potensi kopi khas Batang yang menggiurkan, mulai diperkenalkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, ke pasar dengan jangkauan lebih luas. Pemetaan terhadap kopi berkualitas perlu diintensifkan, agar produk olahannya nanti menemukan pangsa pasar dan konsumennya.

Batang - Potensi kopi khas Batang yang menggiurkan, mulai diperkenalkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz, ke pasar dengan jangkauan lebih luas. Pemetaan terhadap kopi berkualitas perlu diintensifkan, agar produk olahannya nanti menemukan pangsa pasar dan konsumennya.

Dari hasil pantauan langsung ke petani, Faelasufa menekankan agar produk kopi khas Batang dikenal oleh konsumen nasional dengan upaya pembinaan bagi jenis yang berpotensi besar.

“Apapun jenis kopinya, entah Surjo atau Tombo yang jelas dari Batang,” katanya, saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (3/5/2025).

Ia menyayangkan karena selama ini kopi khas Batang harus dijual ke luar daerah terlebih dahulu, agar sampai ke penikmatnya. Sayangnya, pasar itu tahunya adalah kopi dari daerah lain, bukan dari Batang.

Sebagai upaya nyata, Pemda akan mengoptimalkan dalam pembinaan bagi kopi berpotensi, namun belum mendapatkan perhatian dari pasar.

“Tujuannya supaya green bean yang dihasilkan sesuai kebutuhan pasar dan perlu sentralisasi pascapanen, agar tercipta standarisasi kualitas, sebelum sampai ke tangan penikmatnya,” tegasnya.

Pendiri Java Kirana, M. Noverian Aditya membenarkan, penting sentralisasi dalam pemantauan kualitas produk, sehingga di antara petani pun tidak akan ada ketimpangan sosial. Pola ini membantu para produsen menemukan kopi berkualitas sesuai selera pasar dan harga yang bersaing.

“Nantinya, kopi Batang lebih bisa dikenal dan mampu bersaing, baik kualitas maupun pamornya di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi menerangkan, selama ini pihaknya telah intens melakukan pembinaan kepada petani.

“Nantinya akan lebih memaksimalkan pembinaan saat pascapanen, dengan memperhatikan skala prioritas,” terangnya.

Perwakilan Batang Coffee, Ma'ruf mengatakan, sebanyak 3 ribu petani telah dibina dan mampu menghasilkan 2 ribu ton kopi, namun masih menemukan kendala karena petani menjualnya secara mandiri.

“Walaupun hasil panen petani banyak, tapi lebih dari 50 persen, kopi kami diambil produsen Temanggung,” ujar dia.

Di sisi lain, ia mengakui, hasil panen beberapa waktu ini, mengalami penurunan karena faktor cuaca yang tidak menentu. Yang sangat disayangkan kami harus berpacu dengan pencuri kopi, bahkan harus menyewa penjaga kebun agar tidak dicuri menjelang panen.

Ia mengharapkan, Pemda lebih mengintensifkan pembinaan kepada para petani agar menghasilkan kualitas dan harga yang layak.

“Selama ini kami lebih cenderung bergerak secara mandiri untuk membina petani Tombo, bahkan pembinaan kami sudah menjangkau luar daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 25
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 284
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 115
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 29
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 103
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 78