Peringati Hari Pemasyarakatan, Lapas Batang Turut Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 29 April 2025 Jumadi Dibaca 1.381 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Peringati Hari Pemasyarakatan, Lapas Batang Turut Dukung Ketahanan Pangan
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus menunjukkan sinergi positif bersama pemangku kebijakan dalam memberikan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Beberapa pembinaan yang diberikan selama ini sejalan dengan program pemerintah yakni ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan di sarana asimilasi dan edukasi.

Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus menunjukkan sinergi positif bersama pemangku kebijakan dalam memberikan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Beberapa pembinaan yang diberikan selama ini sejalan dengan program pemerintah yakni ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan di sarana asimilasi dan edukasi.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan menerangkan, untuk mengoptimalkan pembinaan, Lapas memanfaatkan lahan seluas 7 ribu meter², untuk penanaman beberapa jenis sayuran.

“Sekarang ini lahan tersebut masih kami manfaatkan untuk menanam kangkung dan sawi, untuk konsumsi WBP serta memenuhi kebutuhan pasar tradisional,” katanya, usai mengikuti peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61 secara virtual, di Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/4/2025).

Nurhamdan memastikan, hasil panen tidak hanya dinikmati WBP saja, tetapi meluas hingga dapat dikonsumsi masyarakat umum. Selain kami jual ke pasar, juga dijual ke keluarga WBP saat berkunjung.

“Tak hanya itu, Lapas Batang juga membangun sinergi positif dengan DMA Collection dalam bidang garmen. Kami mendapat kepercayaan untuk memenuhi target dalam memproduksi baju koko hingga 500 potong, untuk dijual langsung oleh DMA Collection ke konsumen,” jelasnya.

Secara kemanfaatan tentu memberikan nilai tambah bagi WBP, yakni kompetensi di bidang konveksi serta ekonomi bagi diri mereka.

Nurhamdan menyebutkan, sementara ini baru 20 WBP yang berkompeten di bidang tersebut, bukan tidak mungkin ke depan akan ditambah kembali tenaga penjahit dari Lapas.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Batang Sugeng Sudiharto mengapresiasi karena mendukung program ketahanan pangan. Yakni upaya dalam mewujudkan Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Sehingga sangat tepat jika lahan tersebut dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan WBP yang 70 persen adalah warga Kabupaten Batang. Sangat tepat jika bisa bersinergi dengan Dispaperta dalam pendampingan mewujudkan ketahanan pangan," sanjungannya.

Demikian pula dengan pembinaan terhadap WBP di bidang garmen, Pemda melalui Disnaker secara intens memberikan pelatihan menjahit bagi mereka yang berbakat.

“Lapas Batang juga bersinergi dengan Disnaker dalam pelatihan pengelasan dan lainnya yang mendukung peningkatan kompetensi WBP di bidang kewirausahaan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 213
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 174
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 162
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 648
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 67
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 109