Jaga Kenyamanan, Dishub Batang Alihkan Truk Sumbu Tiga ke Tol

Senin, 21 April 2025 Jumadi Dibaca 2.495 kali Pelayanan Publik
Jaga Kenyamanan, Dishub Batang Alihkan Truk Sumbu Tiga ke Tol
Batang Pemerintah Kabupaten Batang mulai mengintensifkan sosialisasi pengalihan arus ke jalur tol, khusus truk bersumbu tiga atau lebih. Sosialisasi dan pengalihan arus mulai dilakukan oleh Dinas Perhubungan Batang bersama Satlantas Polres setempat, dengan mengarahkan truk bersumbu tiga lewat Exit Tol Kandeman ke arah barat.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang mulai mengintensifkan sosialisasi pengalihan arus ke jalur tol, khusus truk bersumbu tiga atau lebih. Sosialisasi dan pengalihan arus mulai dilakukan oleh Dinas Perhubungan Batang bersama Satlantas Polres setempat, dengan mengarahkan truk bersumbu tiga lewat Exit Tol Kandeman ke arah barat.

Kepala Dinas Perhubungan Batang Eko Widiyanto mengatakan, sosialisasi dioptimalkan agar truk sumbu tiga atau lebih tidak, supaya tidak melintas di perkotaan, sehingga keamanan lalulintas lebih terjaga. Diakuinya, masih banyak pengemudi truk sumbu tiga yang kurang mematuhi aturan tersebut, dengan berparkir di bahu jalan.

“Kendala kami, mereka menunggu petugas, begitu petugas selesai mereka langsung kembali memasuki perkotaan,” katanya, saat mengarahkan pengemudi truk sumbu tiga di Exit Tol Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (21/4/2025).

Pengemudi truk sumbu tiga tidak perlu khawatir terkait tarif tol, karena telah diberlakukan potongan harga hingga 20 persen, yang memasuki Exit Tol Kandeman ke arah Pekalongan.

“Rekomendasi dari Ditjen Perhubungan Darat, truk sumbu tiga atau lebih tidak diizinkan melintasi Pantura Kota Batang, jam 06.00-21.00 WIB,” jelasnya.

Perwakilan Organda Batang Lukman Hasanudin mengukui, masih banyaknya pengemudi truk sumbu tiga yang tak mengindahkan arahan untuk tidak melintasi Pantura di jam tertentu. Alasan terbesar tetap melintasi Pantura karena faktor biaya yang cukup tinggi jika melewati jalur Tol.

“Besaran diskonnya masih dinilai standar dan wajar. Tapi setelah adanya diskon kami coba menyosialisasikan ke pengemudi truk sumbu tiga,” ungkapnya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Batang Ipda Agus Supriyanto menekankan, sosialisasi selama kurun waktu tertentu dan akan dilakukan tindakan penilangan apabila masa sosialisasi selesai.

“Saat ini kami bersama Dishub dan Organisasi lebih mengedepankan sosialisasi ke pengemudi truk sumbu tiga, penindakan baru akan dilakukan awal Mei nanti,” tegasnya.

Petugas hanya menyampaikan teguran apabila ada truk sumbu tiga, khususnya yang melakukan pembongkaran di area perkotaan.

Sementara itu, salah seorang pengemudi truk sumbu tiga, Maman mengaku belum mengetahui ada peraturan dilarang melintas Pantura Batang. Kendati demikian di beberapa daerah sudah mulai menerapkan larangan melintas di jalur Pantura di jam tertentu.

“Kalau di Batang saya nggak tahu, cuma waktu lewat Pantura Rembang memang dilarang melintas jalur Pantura,” ujar dia. (MC Batang/Heri/Sri Rahayu)

 

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 27
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34