Rest Area Dishub Batang Masih Jadi Idaman Para Pemudik

Jumat, 28 Maret 2025 Jumadi Dibaca 940 kali Pelayanan Publik
Rest Area Dishub Batang Masih Jadi Idaman Para Pemudik
Batang - Musim mudik lebaran 2025, jalur Pantura ternyata masih menjadi pilihan bagi pemudik kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Salah satu tempat singgah melepas lelah favorit, Rest Area Terpadu Dinas Perhubungan, karena kelengkapan sarana prasarana, sehingga menjadi pilihan pemudik.

Batang - Musim mudik lebaran 2025, jalur Pantura ternyata masih menjadi pilihan bagi pemudik kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Salah satu tempat singgah melepas lelah favorit, Rest Area Terpadu Dinas Perhubungan, karena kelengkapan sarana prasarana, sehingga menjadi pilihan pemudik.

Salah satu pemudik asal Jakarta, Iwan Samudera (53) dan putrinya Sekar (32) memilih melepas lelah di Rest Area Terpadu Dishub karena lokasi yang strategis. Iwan mengaku, baru pertama kali berisitirahat di rest area tersebut saat melakukan perjalanan menuju Kabupaten Ponorogo, karena kelengkapan sarananya memudahkan pemudik.

“Saya sama anak dan cucu sengaja milih mudik pakai motor biar lebih santai. Alhamdulillah untuk pertama kalinya, saya istirahat di sini karena petugasnya ramah fasilitasnya lengkap ada kopi teh sama makanan, lumayan bisa menghilangkan lapar dan dahaga,” katanya, saat ditemui di Rest Area Dishub Batang, Kabupaten Batang, Kamis (27/3/2025).

Ia mengaku, fasilitas yang disiapkan cukup baik, ada kasur yang nyaman untuk beristirahat. “Saran saya buat para pemudik yang melintas di Batang, mampirlah untuk rehat sebelum melanjutkan perjalanan, karena tempatnya cukup nyaman untuk istirahat,” jelasnya.

Ia bersama putri dan cucunya tak begitu lama beristirahat, karena masih harus melanjutkan perjalanan ke Ponorogo. Namun baginya rest area tersebut bisa dijadikan pilihan pemudik untuk rehat.

Sementara itu, Kepala Dishub Batang Eko Widiyanto membenarkan, rest area ini menjadi salah satu pilihan pemudik melepas lelah tiap kali mudik lebaran tiba. Fasilitas yang lengkap menjadikan pemudik selalu memilih Dishub untuk melepas lelah, seperti tersedianya tempat ibadah, makan minum gratis, hingga cek kesehatan gratis.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan layanan cek kesehatan. Yang baru kami siapkan ragam produk UMKM, kerja sama dengan Disperindagkop dan UKM untuk mengenalkan kuliner khas Batang tiap sore hari,” terangnya.

Layanan lain yang disiapkan, apabila kendaraan pemudik mengalami masalah ada montir yang langsung dihadirkan untuk memberikan penanganan. Untuk menunjang kenyamanan pemudik, Dishub juga bekerja sama dengan PMI, Dinkes, ORARI dan RAPI, BPBD dan Disperindagkop dan UKM.

“Mayoritas layanan yang dimanfaatkan cek kesehatan sama butuh tempat istirahat. Layanan ini kami buka mulai 24 Maret hingga 8 April 2025, selama 24 jam,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 27
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 33