Upaya Hirilisasi dan Industrialisasi, Presiden RI Resmikan KEK Industropolis Batang Dengan Gandeng T

Kamis, 20 Maret 2025 Jumadi Dibaca 4.436 kali Pembangunan Infrastruktur
Upaya Hirilisasi dan Industrialisasi, Presiden RI Resmikan KEK Industropolis Batang Dengan Gandeng T
Batang - Upaya mendorong investasi, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (20/3/2025).

Batang - Upaya mendorong investasi, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (20/3/2025).

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, hari ini telah resminya KEK menjadi tonggak awal dalam melaksanakan pembangunan bangsa melalui hilirisasi dan industrialisasi.

Ia menyebut bahwa, Indonesia saat ini tengah membangun KEK lain, tetapi mampu meresmikan KEK Industropolis Batang sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Ini semua demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kita bertujuan untuk menghilangkan kemiskinan di negeri ini. Kita merintis inisiatif dari hulu, dengan tujuan membangun masa depan yang lebih baik bagi kemajuan Indonesia,” jelasnya.

Kemakmuran bisa kita raih dengan kerja keras dan kepemimpinan yang tegas, melalui kolaborasi. Hanya dengan kolaborasi kita bisa membangun kesejahteraan dan kemakmuran bagi warga negara Indonesia.

Menurutnya, pemerintah mendukung segala bentuk inovasi, baik, dari sektor pemerintah maupun swasta, dengan membuka peluang investasi yang saling menguntungkan.

“Indonesia terbuka. Indonesia membutuhkan partisipasi dan investasi yang membawa manfaat bagi semua pihak. Kita melihat rencana-rencana ke depan sangat menjanjikan. Puluhan ribu lapangan kerja akan terwujud, bahkan saya baru memimpin rapat perencanaan di Kabinet Merah Putih, investasi-investasi yang akan dilaksanakan mulai tahun ini, nanti buahnya adalah hilirisasi supaya ada nilai tambah. Semua bahan baku bisa dinikmati seluruh rakyat. Lapangan kerja kita hitung dalam 5 tahun yang akan datang akan mencapai 8 juta lapangan kerja,” tegasnya.

Prabowo menegaskan, bahwa kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di KEK Batang adalah bagian dari strategi meningkatkan hubungan bilateral untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Inilah kuncinya dengan kerja sama. Kami memiliki pandangan bersahabat dengan semua negara. Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” ungkapnya.

Pemerintah Indonesia juga tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Fujian, China, dalam pengembangan KEK Industropolis Batang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, nilai investasi dari kerja sama tersebut diperkirakan mencapai Rp16 triliun.

“Kerjasama antara Indonesia dan Fujian bertujuan untuk mendorong investasi industri di kawasan ekonomi khusus di Batang. Direncanakan mereka akan investasi sekitar Rp 16 triliun,” terangnya.

Dengan adanya KEK Industropolis Batang, diharapkan akan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Pemerintah optimistis bahwa kawasan ini dapat menjadi magnet bagi investor dalam maupun luar negeri. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 44
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 93
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 45
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 111
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 31
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 51