MoU Dengan CSCEC, Upaya KIT Batang Jadikan Two Countries Twin Park

Kamis, 20 Maret 2025 Jumadi Dibaca 5.611 kali Pembangunan Infrastruktur
MoU Dengan CSCEC, Upaya KIT Batang Jadikan Two Countries Twin Park
Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) terkait implementasi program Two Countries Twin Park (TCTP) antara Indonesia dengan China di Kantor Grand Batang City, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (20/3/2025).

Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) terkait implementasi program Two Countries Twin Park (TCTP) antara Indonesia dengan China di Kantor Grand Batang City, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (20/3/2025).

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan dan Vice President CSCEC Li Yong Ming. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong jadi saksi penandatanganan ini.

KITB sendiri sekarang ditetapkan sebagai Kawasan Ekonom khusus (KEK) Industropolis Batang yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menteri Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartato mengatakan, melalui MoU ini, KEK Industropolis Batang akan kerja sama dengan CSCEC dalam hal perencanaan, pengembangan, dan pemasaran kawasan, serta mempercepat akuisisi tenant strategis dalam rantai pasok industri global.

“Kerja sama ini diproyeksikan untuk mengembangkan lahan tahap pertama 500 hektare, dan 500 hektare ini diharapkan bisa menjadi kerjasama awal dalam frame Two Countries Twin Park,” jelasnya.

Jumlah investasi yang dapat masuk ke KEK Industropolis Batang dari program ini diperkirakan mencapai Rp60 triliun, dengan pengembangan kawasan seluas 500 hektare. Investasi ini disebut-sebut membuka lebih dari 10.000 peluang kerja baru bagi tenaga kerja Indonesia.

Airlangga menyebutkan, implementasi program kerjasama ini merupakan hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Xi Jinping beberapa waktu lalu.

“TCTP ini ada tiga lokasi. Jadi satu di Batang, dua di Wijayakusuma Kota Semarang, dan di Bintan Utara. Jadi dengan pengembangan ini, kami berharap bahwa ini akan mempunyai keberhasilan seperti kawasan Shenzhen,” harapnya.

Menurutnya, implementasi TCTP ini dapat membuat Indonesia semakin terkoneksi dengan jaringan industri China sehingga memungkinkan perusahaan lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

“Dengan demikian, kami berharap bahwa TCTP ini bisa membawa keberhasilan daripada relokasi industri dari industrialisasi, dan juga kami memberikan catatan khusus, ini bukan hanya untuk hilirisasi tapi juga untuk pengembangan industri padat karya yang sudah menjadi perhatian Bapak Presiden,” pungkasnya.

Perlu diketahui, TCTP merupakan program kerja sama bilateral Indonesia-China yang telah dimulai sejak 2021. Program ini bertujuan untuk menciptakan hubungan investasi antar kedua negara melalui pembangunan kawasan industri yang terintegrasi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 44
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 93
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 45
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 111
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 31
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 51