Isi Kegiatan Ramadan, WBP Lapas Batang Buat Kapal Pinisi

Rabu, 19 Maret 2025 Jumadi Dibaca 753 kali Pelayanan Publik
Isi Kegiatan Ramadan, WBP Lapas Batang Buat Kapal Pinisi
Batang - Selama Ramadan ternyata sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengisi waktu dengan menghasilkan karya miniatur kapal pinisi berbahan dasar limbah kayu. Ide tersebut muncul karena melihat potensi limbah kayu yang melimpah serta Batang yang identik sebagai produsen kapal kayu terbesar nasional.

Batang - Selama Ramadan ternyata sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengisi waktu dengan menghasilkan karya miniatur kapal pinisi berbahan dasar limbah kayu. Ide tersebut muncul karena melihat potensi limbah kayu yang melimpah serta Batang yang identik sebagai produsen kapal kayu terbesar nasional.

Salah satu WBP M. Ari Anggriawan mengatakan, proses produksi miniatur kapal pinisi yang memakan waktu hingga satu bulan menjadikan seluruh tim fokus dalam pengerjaan di tiap detailnya.

“Bahan kayu kami dapat dari sekitar yang dibantu petugas, hingga mampu menghasilkan 4 karya miniatur kapal dan perahu nelayan Pantura,” katanya saat ditemui di Aula Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Rabu (19/3/2025).

Ide awal terlahir dari arahan Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan, untuk mengolah limbah kayu bekas menjadi barang bernilai. Lalu kami gabungkan dengan ide kreatif teman-teman WBP, maka dibuatlah miniatur kapal pinisi.

Saat ini hanya diproduksi oleh 5 WBP berbakat, sehingga apabila ada masyarakat yang berminat cukup mengganti secara nominal sebesar Rp250 ribu tiap unitnya.

“Insyaallah tiga bulan lagi bebas, rencananya mau mengembangkan kemampuannya ke dunia bisnis yang dipromosikan lewat media,” ungkapnya.

Menanggapi potensi terpendam kakaknya, Adi Pernana mengaku terkejut karena kemampuan kakaknya tersebut baru diketahuinya saat menjadi WBP di Lapas Batang.

“Saya nggak nyangka kakak saya bisa buat kreasi kayak gitu, padahal dari dulu nggak punya bakat sama sekali,” tuturnya.

Sebagai adik, ia hanya memberi dukungan untuk mengembangkan rencana bisnis kakaknya tersebut. Nanti kalau sudah bebas mau bisnis bareng kakak buat memproduksi miniatur kapal pinisi dan dipromosikan lewat aplikasi Tik Tok.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan membenarkan, kreativitas para WBP hingga mampu menghasilkansebuah karya, adalah hasil binaan Seksi Pembinaan Narapidana /Anak Didik Kegiatan Kerja.

“Di antaranya kami membina potensi para WBP, salah satunya pembuatan miniatur kapal pinisi,” terangnya.

Ide tersebut tercetus karena melihat potensi kayu jati yang melimpah di Kabupaten Batang, sehingga limbah yang tersisa diolah kembali menjadi karya yang estetik.

“Limbahnya kami ambil dari sisa mebel di sekitar Lapas, dan area Batang,” jelasnya.

Saat ini produksi hanya jika ada pemesanan saja, seperti belum lama ini dua buah karya WBP dikirim ke Lapas Pemuda Tangerang.

“Alhamdulillah kemarin kami mengirim dua miniatur kapal pinisi untuk mengikuti ajang Bazar Produk WBP,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 16
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 26
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 14
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 64
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 12
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 18