Pemkab Batang Siapkan Langkah Strategis Dukung Swasembada Pangan 2025

Jumat, 14 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.730 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pemkab Batang Siapkan Langkah Strategis Dukung Swasembada Pangan 2025
Batang Upaya menuju swasembada pangan di Kabupaten Batang terus digenjot. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro menegaskan, bahwa meskipun infrastruktur pertanian seperti irigasi dan pintu air mengalami kerusakan akibat bencana alam, pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk segera melakukan perbaikan.

Batang Upaya menuju swasembada pangan di Kabupaten Batang terus digenjot. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro menegaskan, bahwa meskipun infrastruktur pertanian seperti irigasi dan pintu air mengalami kerusakan akibat bencana alam, pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektoral, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk segera melakukan perbaikan.

“Kita akan berkoordinasi dengan lintas sektoral seperti PU dan BBWS untuk menangani kerusakan ini agar proses pertanian tidak terganggu,” katanya saat ditemui di Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Jumat (14/2/2025).

Sutadi mengungkapkan bahwa, Kabupaten Batang menargetkan peningkatan luas tanam hingga 36 ribu hektare pada tahun 2025. Dengan rata-rata produktivitas mencapai 5 ton per hektare, potensi hasil panen akan meningkat secara signifikan. Saat ini, luas Lahan Sawah Berkelanjutan (LSB) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Batang mencapai 18 ribu hektare.

“Tak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur dan peningkatan luas tanam, Dispaperta juga memastikan jaringan irigasi yang rusak akibat banjir segera mendapat penanganan. Kurang lebih 950 hektare lahan terdampak akibat jebolnya Bendung Krompeng, dan kami telah melakukan langkah-langkah perbaikan agar petani tetap bisa menanam,” jelasnya.

Sejalan dengan program pemerintah, Dispaperta Batang juga mendorong penyerapan gabah petani oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram, khususnya di Kecamatan Gringsing. Sutadi menilai langkah ini sangat penting agar petani tidak bergantung pada tengkulak yang kerap merugikan mereka.

“Musim tanam menjadi penentu musim panen. Kalau tidak dipersiapkan dengan baik, para tengkulak bisa mengambil kesempatan. Jika gabah sudah di tangan tengkulak, program pemerintah untuk menyejahterakan petani bisa terhambat,” tegasnya.

Sutadi juga menyebutkan, untuk mengantisipasi hal tersebut, Dispaperta mulai mendata rencana tanam dan panen secara lebih sistematis. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan target panen di Batang dapat tercapai. Tahun ini, Kabupaten Batang menargetkan luas panen mencapai 36 ribu hektare.

“Kami menyiapkan benih-benih susulan agar petani yang terdampak bisa segera menanam kembali dan mengejar target panen yang dibutuhkan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Selain itu, harga jagung dan gabah yang telah ditetapkan oleh pemerintah diharapkan dapat membantu petani dalam mendapatkan keuntungan yang layak.

“Harapan kami, skema ini bisa menyasar langsung ke petani sehingga mereka dapat berkembang secara mandiri dan merasakan manfaatnya,” ujar dia.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, Kabupaten Batang optimistis dapat mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerahnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 106
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 158
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 139
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 168