Lubang di Jalan Pantura Makan Korban, Pemkab Batang Desak Balai Jalan Nasional Segera Diperba

Jumat, 07 Februari 2025 Jumadi Dibaca 2.013 kali Pelayanan Publik
Lubang di Jalan Pantura Makan Korban, Pemkab Batang Desak Balai Jalan Nasional Segera Diperba
Batang Jalan nasional Pantura yang menghubungkan Batang hingga Kota Pekalongan semakin memprihatinkan. Lubang-lubang yang menganga di berbagai titik menjadi ancaman serius bagi para pengendara, terutama saat hujan turun dan air menggenangi jalan, menyembunyikan lubang yang dalam. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas pun kerap terjadi, menelan banyak korban.

Batang - Jalan nasional Pantura yang menghubungkan Batang hingga Kota Pekalongan semakin memprihatinkan. Lubang-lubang yang menganga di berbagai titik menjadi ancaman serius bagi para pengendara, terutama saat hujan turun dan air menggenangi jalan, menyembunyikan lubang yang dalam. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas pun kerap terjadi, menelan banyak korban.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Batang mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat permohonan perbaikan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta. Surat tersebut dikirim pada 4 Februari 2025 dan ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudianto. Selain itu, tembusan surat juga dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Marga, Komisi V DPR RI, serta Penjabat Gubernur Jawa Tengah.

Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono, membenarkan adanya surat permohonan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berupaya sejak jauh-jauh hari untuk mendorong perbaikan jalan Pantura.

“Kami sudah bergerak sejak 4 Februari dan bahkan sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional, khususnya PPkom 1 dan 2, terkait jalan berlubang. Kami berharap dengan adanya surat resmi ini, perbaikan bisa segera dilakukan, mengingat banyaknya korban kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk,” katanya saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Jumat (7/2/2025).

Menurutnya, Pemkab Batang terus menunggu itikad baik dari Balai Besar Jalan Nasional dan PPkom 1 dan 2 sebagai pihak yang memiliki kewenangan. Namun, ada kendala dalam hal pendanaan atau yang lainnya.

“Kami berharap ada solusi terbaik agar jalan nasional ini segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Jalan Pantura Batang-Pekalongan merupakan jalur vital bagi aktivitas transportasi, baik kendaraan pribadi maupun angkutan logistik. Kerusakan jalan tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga berpotensi menghambat arus lalu lintas dan perekonomian di kawasan tersebut.

“Warga dan pengguna jalan pun berharap ada langkah konkret dari pemerintah pusat agar perbaikan segera dilakukan sebelum semakin banyak korban berjatuhan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Keterbukaan Informasi Jadi Kunci, Batang Perkuat Pembangunan Desa Antikorupsi
Batang Inspektur Daerah Kabupaten Batang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati Batang Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Desa Menuju Predikat Desa Antikorupsi di Kabupaten Batang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
07 Sep 2026 Jumadi 41
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Menuju 2029, Gringsing Bersiap Bertransformasi Jadi Kota Baru Penopang Industri Batang
Batang - Gringsing tak lama lagi bakal bersolek total. Wajah salah satu wilayah di timur Kabupaten Batang ini diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan perkotaan modern guna menopang pesatnya laju industri, khususnya kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
07 Sep 2026 Jumadi 75
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 234
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30 Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Motif Batik Rifaiyah Batang Kian Langka, dari 130 Kini Tersisa Sekitar 30
Batang - Kekayaan motif Batik Rifaiyah di Kabupaten Batang, belum seluruhnya teridentifikasi. Namun, sejumlah motif khas kini mulai sulit ditemukan seiring berkurangnya jumlah perajin yang mampu membuat pola-pola rumit.
07 Sep 2026 Jumadi 55
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Berawal Dari Cinta Dengan Batik Rifaiyah Batang, Tembus Hingga Pameran Darwin Australia
Batang - Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya dan tradisi membatik hingga ke Darwin, Australia. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para perajin untuk mengenalkan keunikan motif Batik Rifaiyah sekaligus mendorong pelestarian batik warisan budaya yang kini semakin sedikit ditekuni perajin.
07 Sep 2026 Jumadi 60
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 80