Lubang di Jalan Pantura Makan Korban, Pemkab Batang Desak Balai Jalan Nasional Segera Diperba

Jumat, 07 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.998 kali Pelayanan Publik
Lubang di Jalan Pantura Makan Korban, Pemkab Batang Desak Balai Jalan Nasional Segera Diperba
Batang Jalan nasional Pantura yang menghubungkan Batang hingga Kota Pekalongan semakin memprihatinkan. Lubang-lubang yang menganga di berbagai titik menjadi ancaman serius bagi para pengendara, terutama saat hujan turun dan air menggenangi jalan, menyembunyikan lubang yang dalam. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas pun kerap terjadi, menelan banyak korban.

Batang - Jalan nasional Pantura yang menghubungkan Batang hingga Kota Pekalongan semakin memprihatinkan. Lubang-lubang yang menganga di berbagai titik menjadi ancaman serius bagi para pengendara, terutama saat hujan turun dan air menggenangi jalan, menyembunyikan lubang yang dalam. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas pun kerap terjadi, menelan banyak korban.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Batang mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat permohonan perbaikan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta. Surat tersebut dikirim pada 4 Februari 2025 dan ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudianto. Selain itu, tembusan surat juga dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Marga, Komisi V DPR RI, serta Penjabat Gubernur Jawa Tengah.

Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono, membenarkan adanya surat permohonan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berupaya sejak jauh-jauh hari untuk mendorong perbaikan jalan Pantura.

“Kami sudah bergerak sejak 4 Februari dan bahkan sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional, khususnya PPkom 1 dan 2, terkait jalan berlubang. Kami berharap dengan adanya surat resmi ini, perbaikan bisa segera dilakukan, mengingat banyaknya korban kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk,” katanya saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Jumat (7/2/2025).

Menurutnya, Pemkab Batang terus menunggu itikad baik dari Balai Besar Jalan Nasional dan PPkom 1 dan 2 sebagai pihak yang memiliki kewenangan. Namun, ada kendala dalam hal pendanaan atau yang lainnya.

“Kami berharap ada solusi terbaik agar jalan nasional ini segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Jalan Pantura Batang-Pekalongan merupakan jalur vital bagi aktivitas transportasi, baik kendaraan pribadi maupun angkutan logistik. Kerusakan jalan tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga berpotensi menghambat arus lalu lintas dan perekonomian di kawasan tersebut.

“Warga dan pengguna jalan pun berharap ada langkah konkret dari pemerintah pusat agar perbaikan segera dilakukan sebelum semakin banyak korban berjatuhan,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 27
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 44
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 25
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 90
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 18
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 29