Disnaker Batang Lampaui Target DKPTKA 2024

Selasa, 17 Desember 2024 Jumadi Dibaca 1.339 kali Pelayanan Publik
Disnaker Batang Lampaui Target DKPTKA 2024
Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Dana Kompensasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (DKPTKA). Dari target awal Rp1 miliar di tahun 2024, realisasi hingga 16 Desember telah mencapai Rp1.146.890.900,00.

Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Dana Kompensasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (DKPTKA). Dari target awal Rp1 miliar di tahun 2024, realisasi hingga 16 Desember telah mencapai Rp1.146.890.900,00.

“Alhamdulillah, tahun ini DKPTKA kita sudah melampaui target, yakni di angka Rp1.146.890.900,00,” kata Kepala Disnaker Batang Rahmat Nurul Fadilah melalui Kepala Bidang Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Septa Andi Wibowo saat ditemui di Kantornya, Selasa (17/12/2024).

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Disnaker Batang dalam mendata dan mengawasi Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut. Berdasarkan rekapitulasi data DKPTKA Tahun 2024, terdapat 61 tenaga kerja asing yang bekerja di 11 perusahaan, antara lain: PT. KCC Glass Indonesia 24 TKA, PT. Yih Quan Footwear Indonesia: 14 TKA, PT. Wanho Industries Indonesia: 6 TKA, PT. Java Wood Indonesia: 4 TKA, PT. Bahana Bhumiphala Persada: 3 TKA, PT. Batang Apparel Indonesia: 3 TKA, PT. Primatexco Indonesia: 2 TKA.

PT. Wavin Manufacturing Indonesia: 2 TKA, PT. Anugerah Food Indonesia: 1 TKA, PT. Sengon Indah Mas: 1 TKA, dan PT. Zing Yong Indonesia: 1 TKA.

Sejak diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Retribusi pada Desember 2023, mekanisme pemungutan DKPTKA di Kabupaten Batang dilakukan secara online melalui Bank Jateng, langsung masuk ke rekening kas daerah. Septa menegaskan, tidak semua TKA dapat dikenakan retribusi, karena ada kriteria khusus.

“Retribusi hanya dikenakan untuk TKA dengan masa kontrak enam bulan ke atas yang bekerja di wilayah kabupaten. Jika perusahaan beroperasi di beberapa kabupaten atau provinsi, maka pembayaran retribusinya dilakukan di tingkat provinsi atau pusat,” jelasnya.

Dalam upaya mencapai target, Disnaker Batang juga rutin melakukan verifikasi bulanan untuk memastikan keberadaan dan status TKA di masing-masing perusahaan. Sosialisasi kepada perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing pun menjadi prioritas.

“Kami selalu melakukan pengecekan bulanan. Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi lokasi dengan konsentrasi TKA tertinggi, terutama perusahaan besar seperti KCC dan Yih Quan” ungkapnya.

Menurut Septa, lonjakan jumlah tenaga kerja asing harus diimbangi dengan pengawasan ketat agar sesuai regulasi. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah memastikan pembayaran kompensasi tepat sasaran, khususnya di proyek-proyek besar seperti KITB yang melibatkan perusahaan internasional.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan tenaga kerja asing di Kabupaten Batang tidak hanya berfokus pada penerimaan daerah, tetapi juga memastikan keseimbangan tenaga kerja lokal dan asing,” terangnya.

Septa juga menyebutkan bahwa, dengan regulasi yang ketat, kami memastikan keberadaan TKA memberikan dampak positif bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan realisasi pendapatan yang melampaui target, Disnaker Batang optimistis dapat terus mempertahankan pencapaian ini di tahun-tahun mendatang, sekaligus menjawab tantangan dalam pengelolaan tenaga kerja asing secara profesional. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

 

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 16
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 26
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 14
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 64
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 12
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 18