BPBD Siapkan Tenaga Terampil Penilai Kerusakan Pasca Bencana di Batang

Rabu, 30 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 747 kali Pelayanan Publik
BPBD Siapkan Tenaga Terampil Penilai Kerusakan Pasca Bencana di Batang
Batang - Bencana alam bisa datang kapan saja, meluluhlantakkan infrastruktur dan fasilitas publik dalam sekejap mata. Di tengah kepanikan dan duka yang melanda, diperlukan tangan-tangan terampil untuk menilai kerusakan dan mengidentifikasi kebutuhan korban secara tepat. Inilah yang mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana.

Batang - Bencana alam bisa datang kapan saja, meluluhlantakkan infrastruktur dan fasilitas publik dalam sekejap mata. Di tengah kepanikan dan duka yang melanda, diperlukan tangan-tangan terampil untuk menilai kerusakan dan mengidentifikasi kebutuhan korban secara tepat. Inilah yang mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana.

“Ketika terjadi bencana, ada kerusakan-kerusakan fasilitas publik dan kebutuhan masyarakat yang harus segera ditangani. Diperlukan tenaga terampil untuk menghitung kebutuhan riil pasca bencana sebagai dasar perencanaan pemulihan,” kata Sekretaris BPBD Batang Sumanto usai Rapat Koordinasi Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Rabu (30/10/2024).

Program pelatihan yang telah menjangkau tiga kecamatan di Batang ini telah melatih sekitar 150 personel, termasuk Kasi Trantib kecamatan serta perangkat desa dan kelurahan. Mereka dibekali metode survei dan standar penilaian kerusakan yang selama ini hanya dikuasai oleh DPUPR.

“Selama ini yang bisa menilai hanya DPUPR, sementara tenaga mereka sangat terbatas. Ketika bencana terjadi, kita harus mengundang DPUPR yang juga memiliki banyak pekerjaan lain. Hal ini memperlambat penanganan,” jelasnya.

Pelatihan ini mengajarkan cara mengkategorikan tingkat kerusakan fasilitas umum, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Tanpa tenaga terlatih, kita tidak akan mendapatkan data valid ketika bencana terjadi. Penting untuk memasukkan data sesuai kriteria yang tepat,” imbuhnya.

Inisiatif BPBD Batang ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat respons penanganan pasca bencana. Dengan tersedianya tenaga terampil di setiap kecamatan dan desa, proses pendataan kerusakan dan identifikasi kebutuhan korban bisa dilakukan lebih cepat dan akurat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program pelatihan tahunan ini memastikan Kabupaten Batang selalu siap menghadapi kemungkinan bencana. Melalui tenaga terlatih yang tersebar di berbagai wilayah, respon terhadap bencana bisa dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran, memberikan harapan bagi pemulihan kehidupan masyarakat pasca bencana. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 3
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 105
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 143
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 117
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 77
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 104