BPBD Siapkan Tenaga Terampil Penilai Kerusakan Pasca Bencana di Batang

Rabu, 30 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 732 kali Pelayanan Publik
BPBD Siapkan Tenaga Terampil Penilai Kerusakan Pasca Bencana di Batang
Batang - Bencana alam bisa datang kapan saja, meluluhlantakkan infrastruktur dan fasilitas publik dalam sekejap mata. Di tengah kepanikan dan duka yang melanda, diperlukan tangan-tangan terampil untuk menilai kerusakan dan mengidentifikasi kebutuhan korban secara tepat. Inilah yang mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana.

Batang - Bencana alam bisa datang kapan saja, meluluhlantakkan infrastruktur dan fasilitas publik dalam sekejap mata. Di tengah kepanikan dan duka yang melanda, diperlukan tangan-tangan terampil untuk menilai kerusakan dan mengidentifikasi kebutuhan korban secara tepat. Inilah yang mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menggelar pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana.

“Ketika terjadi bencana, ada kerusakan-kerusakan fasilitas publik dan kebutuhan masyarakat yang harus segera ditangani. Diperlukan tenaga terampil untuk menghitung kebutuhan riil pasca bencana sebagai dasar perencanaan pemulihan,” kata Sekretaris BPBD Batang Sumanto usai Rapat Koordinasi Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Rabu (30/10/2024).

Program pelatihan yang telah menjangkau tiga kecamatan di Batang ini telah melatih sekitar 150 personel, termasuk Kasi Trantib kecamatan serta perangkat desa dan kelurahan. Mereka dibekali metode survei dan standar penilaian kerusakan yang selama ini hanya dikuasai oleh DPUPR.

“Selama ini yang bisa menilai hanya DPUPR, sementara tenaga mereka sangat terbatas. Ketika bencana terjadi, kita harus mengundang DPUPR yang juga memiliki banyak pekerjaan lain. Hal ini memperlambat penanganan,” jelasnya.

Pelatihan ini mengajarkan cara mengkategorikan tingkat kerusakan fasilitas umum, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Tanpa tenaga terlatih, kita tidak akan mendapatkan data valid ketika bencana terjadi. Penting untuk memasukkan data sesuai kriteria yang tepat,” imbuhnya.

Inisiatif BPBD Batang ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat respons penanganan pasca bencana. Dengan tersedianya tenaga terampil di setiap kecamatan dan desa, proses pendataan kerusakan dan identifikasi kebutuhan korban bisa dilakukan lebih cepat dan akurat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program pelatihan tahunan ini memastikan Kabupaten Batang selalu siap menghadapi kemungkinan bencana. Melalui tenaga terlatih yang tersebar di berbagai wilayah, respon terhadap bencana bisa dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran, memberikan harapan bagi pemulihan kehidupan masyarakat pasca bencana. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 118
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 36