Efisienkan Energi, Pelajar Batang Rakit Lampu Tenaga Surya

Selasa, 29 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 5.176 kali Teknologi
Efisienkan Energi, Pelajar Batang Rakit Lampu Tenaga Surya
Batang - Usai menyandang Sekolah Adiwiyata, geliat pelajar SMAN 2 Batang dalam mengefisienkan energi makin kencang, dengan membuat sebuah lampu bersumber dari panel surya. Saat ini telah ada 15 unit lampu panel surya yang merupakan hasil karya pelajar kelas XII, dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang tersebar di titik-titik potensial.

Batang - Usai menyandang Sekolah Adiwiyata, geliat pelajar SMAN 2 Batang dalam mengefisienkan energi makin kencang, dengan membuat sebuah lampu bersumber dari panel surya. Saat ini telah ada 15 unit lampu panel surya yang merupakan hasil karya pelajar kelas XII, dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang tersebar di titik-titik potensial.

Kepala SMAN 2 Batang Sugeng mengatakan, lewat program P5, anak didik dilatih untuk menghemat energi listrik dengan membuat lampu bersumber dari panel surya.

“Ini buatan siswa-siswi kami secara berkelompok dan karyanya tersebar di taman, dan area sekolah yang membutuhkan penerangan,” katanya, saat ditemui di halaman SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/10/2024).

Cara kerja lampu panel surya dengan menyerap sinar matahari sejak pagi hingga sore atau ketika matahari terbenam. “Lampu baru bisa menyala saat petang atau pukul 18.00 dan padam pukul 06.00 WIB, dengan daya 5-10 watt,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kreativitas anak didiknya karena mampu mengaplikasikan materi yang diajarkan guru dengan langsung mempraktikkannya.

“Ke depan akan ditingkatkan lagi dengan menambah daya pancarnya yang akan disinkronkan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk hionik karena selama ini masih memanfaatkan listrik sekolah,” harapnya.

Perancang lampu panel surya, Sofyan dan Zaky menyampaikan, lampu tersebut merupakan hasil rakitan bersama rekan kelompok untuk memenuhi tugas P5 mapel Fisika.

“Ini menggunakan energi sinar matahari ditangkap oleh panel, lalu disimpan dalam baterai, lampunya disalurkan ke resistor, bisa menggunakan sensor maupun saklar,” terangnya.

Bahan baku menggunakan lampu bekas, panel surya yang dibeli secara online serta resistor dan lainnya dibeli dari toko peralatan listrik.

“Biaya totalnya Rp350 ribu yang merupakan iuran dari teman-teman kelompok, dengan waktu perakitan selama sepekan,” ungkapnya.

Keduanya mendukung penuh jika seluruh lampu berbahan listrik dimodifikasi menggunakan sinar matahari yang kekuatannya tidak terbatas.

“Ini baru pertama kali buat lampu panel surya, mungkin nanti akan membuat lampu yang kegunaannya lebih besar, agar bisa menghemat banyak energi,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

 

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 71
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 120
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 52
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 172
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 106
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 88