Pembinaan Program Desa Cantik di Desa Banteng

Senin, 21 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 906 kali Pelayanan Publik
Pembinaan Program Desa Cantik di Desa Banteng
Batang - Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) terus digalakkan guna mendorong pembangunan berbasis data yang akurat dan relevan. Pertemuan atau Pembinaan yang ke 6 ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dan pelayanan publik di bidang statistik.

Batang - Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) terus digalakkan guna mendorong pembangunan berbasis data yang akurat dan relevan. Pertemuan atau Pembinaan yang ke 6 ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dan pelayanan publik di bidang statistik.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batang Heni Djumadi menekankan, pentingnya program Desa Cantik yang dirancang untuk mendukung desa/kelurahan dalam mengidentifikasi kebutuhan data dan potensi desa. Program ini diharapkan dapat membantu pengentasan kemiskinan dan memungkinkan desa untuk mengelola serta menghasilkan produk statistik secara mandiri.

“Pembinaan kali ini berfokus pada pemenuhan bukti dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dan Lembar Kerja Desa (LKD) serta penguatan terkait pengolahan data berbentuk grafik,” katanya saat ditemui usai Pembinaan Desa Cantik di Desa Banteng, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Senin (21/10/2024).

Para peserta, yang terdiri dari perangkat desa, diberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengolah dan menyajikan data secara visual, yang diharapkan dapat memudahkan dalam pengambilan keputusan serta perencanaan pembangunan di desa.

“Program Desa Cantik bertujuan untuk membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat desa dalam mengelola data statistik sebagai dasar perencanaan dan pengembangan. Dengan data yang valid dan terstruktur, pembangunan desa dapat lebih tepat sasaran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, serta menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik,” jelasnya.

Djumadi juga menekankan, melalui program ini, Desa Banteng diharapkan mampu menjadi contoh desa yang memanfaatkan data secara efektif dalam mendukung berbagai aspek pembangunan, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan Kesehatan serta mengentaskan stunting.

“Skor hasil pengisian LKE Desa secara mandiri Sangat Baik, yakni 98,04% yang meliputi Agen Desa Cinta Statistik aktif mengaktualisasi diri selama pembinaan, Mampu mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data, Mampu menunjukkan bahwa proses pemutakhiran data dilakukan secara berkala, Keterbukaan akses data terhadap Masyarakat (ada website desa yang ter), dan Mampu menerapkan GSBPM dan SOP Layanan Data dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Banteng Hidayatullah menyampaikan, bahwa dalam Desa Cantik kami menerapkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Administrasi Kependudukan Terpadu (SIPANDU) pada Desa Banteng.

“Aplikasi tersebut memungkinkan pembaruan database kependudukan secara real-time, penomoran otomatis untuk surat-menyurat, dan visualisasi data yang mendukung pengambilan keputusan cepat. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan efisiensi administrasi dan layanan publik di desa,” terangnya.

Selain itu, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data kependudukan dan surat-menyurat, dapat mengotomatisasi proses penomoran surat dan mempercepat layanan administrasi serta meningkatkan pelayanan public kepada Desa Banteng dengan system administrasi yang lebih cepat dan responsif.

“Sehingga dapat bermanfaat untuk peningkatan esfisiensi, kemudahan akses informasi serta keakuratan dan transparansi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu) 

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 163
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 178
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 213
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 178
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 173
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 183