Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang

Kamis, 08 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Siswa SMPN 2 Kandeman mengambil MBG dengan cara prasmanan.
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).

Batang – Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8/10/2026).

Konsep penyajian ini mengacu pada budaya makan di sekolah Jepang yang menekankan kemandirian siswa melalui konsep Kyushoku dan Shokuiku.

Kepala SPPG Ujungnegoro 1 Wahyu Nugroho mengatakan, uji coba mulai dilaksanakan sejak 5 Oktober 2026 dengan melibatkan dua kelas dan sebanyak 64 siswa setiap hari. Uji coba ini dimulai 5 Oktober selama dua minggu. Untuk penyajiannya, menggunakan sistem prasmanan seperti catering, bukan lagi menggunakan ompreng.

“Dalam konsep tersebut, makanan ditempatkan dalam loyang prasmanan dan dijaga pada suhu sekitar 60–80 derajat Celsius agar tetap hangat dan segar saat disantap siswa. Makanan dimasak sekitar pukul 08.00 WIB dan mulai disajikan kepada siswa pada pukul 09.00 WIB. Berbeda dengan sistem sebelumnya, siswa mengambil dan menyajikan makanan secara mandiri sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” jelasnya.

Beberapa siswa juga dilibatkan untuk membantu mengambilkan makanan bagi teman-temannya. Konsep tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga melatih kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab saat makan.

“Siswa juga diperbolehkan menambah porsi makanan apabila masih tersedia. Antusiasme terlihat dari para siswa yang mengikuti uji coba MBG dengan sistem prasmanan,” ungkapnya.

Salah satunya Muhammad Nasrul Ilham (14), siswa kelas 9C SMPN 2 Kandeman. Ia mengaku lebih menyukai konsep penyajian tersebut dibandingkan sistem menggunakan ompreng.

“Enak sekali makanan yang disantap berupa ayam dan sayuran. Bahwa makanan yang disajikan dengan konsep prasmanan terasa lebih enak,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala SMPN 2 Kandeman Adam Malik mengatakan, uji coba MBG prasmanan melibatkan 64 siswa setiap hari dari dua kelas. Pelaksanaan dilakukan secara bergantian agar konsep tersebut dapat diuji sekaligus mendapatkan respons dari siswa.

“Anak-anak sangat antusias karena makanan yang disajikan lebih hangat dan segar dibandingkan menggunakan tempat makan biasa. SMPN 2 Kandeman dipilih karena lokasinya berdekatan dengan dapur SPPG Ujungnegoro 1. Kondisi tersebut dinilai memudahkan proses distribusi makanan maupun penambahan apabila terdapat kekurangan,” terangnya.

Selama pelaksanaan, program berjalan dengan baik. Namun, terdapat kendala teknis karena posisi sejumlah ruang kelas berada di area bawah sehingga membutuhkan tenaga lebih untuk membawa perlengkapan penyajian.

Adam berharap, uji coba tersebut dapat terus dikembangkan sehingga sistem prasmanan bisa menjadi salah satu alternatif penyajian MBG yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan pengalaman makan yang lebih mandiri bagi siswa. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 24
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 30
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 28
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 22
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 25
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 29