Gerakan Pangan Murah, Wujud Dukungan Bagi Petani

Jumat, 18 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 2.281 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Gerakan Pangan Murah, Wujud Dukungan Bagi Petani
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak, dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muktisari Tersono dan UKM setempat. Program tersebut merupakan upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga ekonomis, dengan tetap membantu petani memperoleh untung.

Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak, dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muktisari Tersono dan UKM setempat. Program tersebut merupakan upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga ekonomis, dengan tetap membantu petani memperoleh untung.

Kabid Ketahanan Pangan, Dispaperta Batang Dewi Wuryanti mengatakan, program tersebut terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Bank Indonesia (BI) yang memberikan subsidi sebesar Rp10 ribu, sehingga meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Jadi paketnya terdiri dari 5 kg beras, gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter seharga Rp97 ribu, dapat subsidi BI Rp10 ribu, jadi dijual ke konsumen Rp87 ribu,” katanya, saat Memperingati Hari Pangan Sedunia, di Balai Penyuluh Pertanian, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (17/10/2024).

Dispaperta juga menggandeng Bulog dengan menyiapkan beras SPHP seharga Rp57 ribu per 5 kg, gula pasir Rp16.500,00 per 1 kg, minyak goreng Rp15.500,00 per liter, bawang merah Rp23.500,00 per kg, telur Rp23 ribu per kg.

“Serta beragam sayur yang dijual tiap paketnya dengan harga yang ramah di kantong, namun tetap bisa membantu petani dapat untung,” jelasnya.

Dewi mengakui, beberapa waktu lalu harga sayuran sempat merosot, namun, tidak begitu berdampak bagi petani di Batang.

“Petani di Batang masih mendapat untung dan masih bisa untuk menggerakkan perekonomian keluarganya,” tegasnya.

Dukungan positif pun ditunjukkan anggota Gapoktan, Slamet yang merasa diuntungkan dengan digelarnya program Gerakan Pangan Murah Serentak.

“Ini sangat menguntungkan petani, kalau perlu setiap bulan dirutinkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 218
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 183
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 169
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 681
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 68
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 110