Angin Segar Ekonomi Batang, Dari Kawasan Industri Menuju KEK

Jumat, 11 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 3.781 kali Acara Pimpinan Daerah
Angin Segar Ekonomi Batang, Dari Kawasan Industri Menuju KEK
Batang - Dengan perubahan status Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), gelombang investasi baru siap menyapu pesisir utara Jawa Tengah ini. Kabupaten Batang, yang selama ini dikenal dengan keindahan alamnya, kini bersiap menyambut era baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Batang - Dengan perubahan status Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), gelombang investasi baru siap menyapu pesisir utara Jawa Tengah ini. Kabupaten Batang, yang selama ini dikenal dengan keindahan alamnya, kini bersiap menyambut era baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Di bawah langit kelabu Batang yang khas, Penjabat (Pj) Bupati Lani Dwi Rejeki berdiri di podium, matanya berbinar penuh harap saat memaparkan visi masa depan kabupatennya.

“Perubahan ini akan meningkatkan investasi secara signifikan,” katanya saat ditemui ditemui di Kantornya, Jumat (11/10/2024).

Bayangkan ribuan lapangan kerja baru tercipta, mengubah nasib banyak keluarga. Restoran-restoran baru bermunculan, hotel-hotel megah menjulang, dan objek wisata inovatif memikat pengunjung dari berbagai penjuru. Inilah multiplier effect yang digadang-gadang Lani akan menggeliatkan perekonomian Batang.

“Namun, di balik gemerlap KEK, ada tantangan yang harus dihadapi. Lani mengakui, Akan ada penurunan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan PP 40 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus,” jelasnya.

Lani menyebutkan bahwa, insentif pajak yang ditawarkan, mulai dari pengurangan PBB P2 dan BPHTB hingga 50-100%, menjadi "harga" yang harus dibayar untuk memikat investor.

Meski demikian, Lani tetap optimis. Kenaikan pendapatan akan diperoleh dari multiplier effect adanya KEK.

Ia juga membayangkan geliat ekonomi baru di luar kawasan KEK yang akan mengompensasi penurunan PAD tersebut.

“Untuk memastikan KEK tidak hanya menguntungkan investor, Pemkab Batang juga menyiapkan "jaring pengaman". Kita siapkan regulasi terkait insentif daerah dan ketenagakerjaan,” tegasnya.

Tak lupa, ia menekankan pentingnya komitmen perusahaan dalam KEK untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui program CSR.

“Perjalanan Batang menuju era KEK baru dimulai. Dengan perpaduan antara visi yang jelas, regulasi yang mendukung, dan semangat gotong royong antara pemerintah, investor, dan masyarakat, Kabupaten Batang siap menulis babak baru dalam sejarah pembangunannya. Akankah impian menjadi "Semarang kedua" di pesisir utara Jawa Tengah ini terwujud. Hanya waktu yang akan menjawab,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sambang Desa Bersama Bupati, Pekerja Rentan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pemkab Batang bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui program Sambang Desa, dengan dukungan anggaran APBD dan DBHCHT serta penyerahan santunan sebesar Rp10 juta kepada dua penerima manfaat.
03 Nov 2026 Jumadi 65
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 177
Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang
Bikin Paspor Tak Perlu ke Pemalang, Beranda Imigrasi Hadir Setiap Hari di MPP Batang
Pemkab Batang bersama Ditjen Imigrasi Jawa Tengah dan Kantor Imigrasi Pemalang menghadirkan layanan Beranda Imigrasi di MPP Batang untuk mempermudah masyarakat mengurus paspor tanpa harus pergi ke Pemalang. Layanan yang sebelumnya hanya buka dua kali seminggu kini beroperasi setiap Senin hingga Jumat dengan kuota 50 pemohon per hari. Inovasi ini diharapkan dapat mendekatkan pelayanan publik, menghemat waktu dan biaya masyarakat, serta meningkatkan akses layanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan profesional.
03 Nov 2026 Jumadi 76
Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki
Fokus Tata Pedestarian Dr Soetomo, Pemkab Batang Upayakan Kenyamanan Pejalan Kaki
Pemkab Batang melalui DPUPR dan DPRKP terus menata kawasan Jalan Dr. Sutomo untuk menciptakan ruang publik yang lebih indah, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki. Pembangunan pedestrian di depan RSUD Batang telah mencapai progres 98 persen dan ditargetkan selesai akhir November 2026. Selain itu, Pemkab Batang menyiapkan anggaran Rp3 miliar pada 2027 untuk penyempurnaan pedestrian dari depan GOR Abirawa hingga pertigaan RSUD, dilengkapi fasilitas tempat duduk, lampu taman, ornamen lampu, dan penanaman pohon Tabebuya.
03 Nov 2026 Jumadi 73
BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa
BPI Batang Salurkan Beasiswa Pendidikan 2026 untuk Tiga Mahasiswa
PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) Batang menyalurkan Beasiswa Pendidikan 2026 kepada tiga mahasiswa dari desa sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Batang. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, memotivasi mahasiswa meraih prestasi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 54
Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah
Bupati Batang Siapkan Minimal 10 RTLH Untuk Warga Desa Silurah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan bantuan bedah rumah minimal 10 unit RTLH bagi warga Desa Silurah pada 2027. Jumlah tersebut berpeluang bertambah sesuai pendataan dan ketersediaan anggaran. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan rumah, Pemkab Batang juga berkomitmen mendukung pengembangan Sekolah Rakyat serta pelestarian tradisi Nyadran Gunung sebagai daya tarik wisata budaya Desa Silurah.
03 Nov 2026 Jumadi 51