Canggihnya Digitalisasi Sastra, Tak Menggeser Mading Konvensional

Sabtu, 05 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 1.694 kali Pendidikan dan Latihan
Canggihnya Digitalisasi Sastra, Tak Menggeser Mading Konvensional
Batang - Majalah dinding (mading) yang marak di era 90 hingga 2000-an, mulai digencarkan kembali oleh para pelajar SMKN 1 Batang. Meski persaingan dengan teknologi digital makin sengit, namun geliat itu ditunjukkan lewat digelarnya lomba mading, agar kemampuan literasi dan tulis anak tidak tergeser oleh kecanggihan teknologi informasi.

Batang - Majalah dinding (mading) yang marak di era 90 hingga 2000-an, mulai digencarkan kembali oleh para pelajar SMKN 1 Batang. Meski persaingan dengan teknologi digital makin sengit, namun geliat itu ditunjukkan lewat digelarnya lomba mading, agar kemampuan literasi dan tulis anak tidak tergeser oleh kecanggihan teknologi informasi.

Ketua Panitia sekaligus guru bahasa Indonesia Kiki Oktavia mengatakan, meskipun setiap harinya berkutat dengan aktivitas pelajaran kewirausahaan, ternyata kreativitas anak dalam mengolah kata dan sastra makin lihai.

“Dari tata letak, redaksi dan konten dibuat sendiri, mereka punya potensi yang diibaratkan berlian terpendam dan perlu diberi ruang berkarya,” katanya, saat memantau proses pembuatan mading, untuk memeriahkan Bulan Bahasa, di ruang kelas SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Jumat (4/10/2024).

Melihat antusiasme warga sekolah, even ini akan digelar rutin tiap bulannya, yang dirutinkan setiap kelas bergantian dengan tema berbeda-beda. “Kelas di sini beragam, jadi bisa dinikmati sambil berkeliling karena karya mading anak akan dipajang di belakang kelas,” jelasnya.

Salah satu perwakilan peserta Farela kelas X DKV 1 mengungkapkan, madingnya berjudul "TEKAT" atau Tempelan Karya DKV Satu bertema adat Jawa. “Di dalamnya beragam karya sastra teman-teman, seperti komik "Kehilangan", puisi "Kasih Sayang kepada Ibu" dan lainnya,” tuturnya.

Ia tak mempermasalahkan dengan digitalisasi karya sastra, namun tetap saja ada sisi lebih dan kurangnya.

“Memang enak tinggal baca di hp, tapi kekurangannya kita jarang berinteraksi dan mata jadi cepat sakit. Lebih asyik baca karya sastra konvensional di perpustakaan, setidaknya sepekan sekali,” ungkapnya.

Terkait bulan bahasa, ia menyayangkan penggunaan tata bahasa Indonesia yang diucapkan bercampur bahasa daerah (Jawa). “Selain tidak tepat dalam pengucapan, ketika didengar pun jadi aneh karena tidak ada kesesuaian,” ujar dia.

Beragam even lain juga digelar untuk memeriahkan Oktober sebagai bulan bahasa. Di antaranya workshop revitalisasi perkabaran sekolah, parade karya sastra, penerbitan buku dan uji kompetensi bahasa Indonesia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Batang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggandeng Kwarcab Pramuka setempat, kini bermitra dengan membentuk Saka Anti Narkoba, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pramuka dipilih karena perannya sangat dekat dengan masyarakat khususnya kalangan generasi z, untuk mengedukasi sesamanya, agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
26 Jun 2026 Jumadi 17
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 36
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 32
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 49
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 30
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 49