Bahlil Resmikan Pembangunan Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap Dua

Selasa, 01 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 1.950 kali Pembangunan Infrastruktur
Bahlil Resmikan Pembangunan Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap Dua
Batang - Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas Batang-Cirebon-Semarang-Kandang Haur Timur sepanjang 245 kilometer, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan proyek pembangunan transmisi gas bumi Cirebon-Semarang tahap dua.

Batang - Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas Batang-Cirebon-Semarang-Kandang Haur Timur sepanjang 245 kilometer, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan proyek pembangunan transmisi gas bumi Cirebon-Semarang tahap dua.

Pembangunan itu dimulai dengan first welding atau pengelasan pertama pipa transmisi yang masuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada hari ini. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, pada saat simbolis pengelasan pipa di KITB.

“Tahap dua ini tinggal melanjutkan pemanfaatan pipa transmisi Cirebon-Semarang atau pipa Cisem tahap pertama yang panjangnya 60 km dan selesai tahun 2023. Saat ini sudah beroperasi memasok kebutuhan gas di Kawasan Industri Kendal atau KIK,” kata Bahlil, usai meresmikan Pembangunan Tranmisi Gas Bumi di KIT Batang, Kabupaten Batang, Senin (30/9/2024).

Ia menjelaskan pasokan gas bumi yang berada di KITB yang disalurkan bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (PEPC JTB) dan Long Term Plan (LTP).

“Pembangunan transmisi gas berasal dari anggaran APBN yang mencapai Rp2,7 triliun dan akan dikerjakan selama 17 bulan. Hal ini merupakan langkah pemerintah untuk menghubungkan jaringan pipa transmisi Sumatra, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” terangnya.

Menurutnya, kalau gas bumi dari Cisem ini masuk ke KITB dengan harga murah, maka akan banyak investor yang masuk untuk berinvestasi. Lokasi KITB memang dari pertama sudah mempunyai desain keunggulan sendiri dibandingkan dengan kawasan industri lainnya. Salah satunya bagaimana jaringan gas bisa masuk ke situ.

Nantinya, lanjut dia, gas yang masuk bisa dijual dengan harga terjangkau karena disalurkan oleh pipa dari sumber gasnya langsung, yakni Tiung Biru di Jawa Timur.

“Jadi memotong biaya transportasi yang selama ini membuat harganya mahal. Kalau harganya murah pasti banyak investor yang akan masuk ke KITB. Apalagi jika sudah terbentuk jaringan gas ke rumah tangga, masyarakat sudah tidak perlu bergantung lagi dengan LPG,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 38
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 85
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 43
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 108
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 25
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 43