Pabrik Samator Gas Resmi Beroperasi di KIT Batang

Selasa, 01 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 4.366 kali Pembangunan Infrastruktur
Pabrik Samator Gas Resmi Beroperasi di KIT Batang
Batang - Pabrik Samator Gas Terbesar di Indonesia beroperasi setelah diresmikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, bersama Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Direktur Utama PT Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, dan Direktur Utama KITB, Ngurah Wirawan.

Batang - Pabrik Samator Gas Terbesar di Indonesia beroperasi setelah diresmikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, bersama Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, Direktur Utama PT Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, dan Direktur Utama KITB, Ngurah Wirawan.

Direktur Utama PT Samator Indo Gas Rachmat Harsono mengatakan, bahwa kawasan disini sangat strategis sekali sebagai perusahaan nasional yang mampu mensuplai bahan baku oksigen dan nitrogen ke tenant-tenant yang ada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

“Berdiri dilahan seluas 2,7 ha, ini merupakan pabrik terbesar produksinya di Indonesia dibanding Pabrik Samator Gas lainnya. Perluasan pabrik di KITB merupakan langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan pasar. Pasokan gas yang didistribusikan akan mampu menyuplai hingga ke daerah Jawa Tengah bagian timur,” katanya saat ditemui di Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batng, Senin (30/9/2024).

Potensi wilayah Kabupaten Batang yang letaknya di tengah Pulau Jawa ini membuat akses armada sangat mudah.

Ia menjelaskan, besaran kapasitas yang terpasang sebesar 7.000 m³ per jam. Termasuk di dalamnya terdapat liquid oksigen, nitrogen dan argon untuk mengoptimalkan proses pengelasan sebesar 380 m³ per jam.

“Tentu tenant-tenant yang akan bekerjasama dengan kami akan dipermudah karena tinggal dibuatkan jalur pipanya saja untuk penyaluaran oksigen maupun nitrogen. Diresmikannya Pabrik Samator Gas dapat menyerap tenaga kerja hingga 50 persen penduduk lokal Kabupaten Batang. Meskipun sebagian produksi sudah otomatis, tapi tetap membutuhkan tenaga kerja,” jelasnya.

Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan mengapresiasi, sinergi yang telah terjalin. Hingga kini, KITB resmi menyandang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Ini tentu berdampak positif sebab akan banyak insentif dari pemerintah yang diberikan. Diantaranya Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh) yang akan menambah tenan baru,” terangnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, hari ini meresmikan Pabrik Samator Gas ke-56 di KITB untuk mencukupi kebutuhan oksigen di Jawa Tengah.

Pabrik pengolahan oksigen memang masih ada satu pabrik yang sudah beroperasi di Jawa Tengah. Mudah-mudahan adanya Pabrik Samator Gas bisa mencukupi semua kebutuhan oksigen.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah semakin meningkat dengan menurunkan angka kemiskinan yang kini sudah mencapai 5.29 persen,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 38
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 85
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 43
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 108
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 25
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 43