Program Sengkuyung, Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Jateng

Selasa, 24 September 2024 Jumadi Dibaca 2.533 kali Pelayanan Publik
Program Sengkuyung, Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Jateng
Batang - Dalam langkah strategis mengoptimalkan pendapatan daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Bapenda meluncurkan program inovatif bernama Sengkuyung. Inisiatif ini mengusung semangat gotong royong, melibatkan seluruh jajaran pemerintah dari tingkat kabupaten hingga RT/RW, dengan tujuan utama meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan validasi data yang lebih efektif.

Batang - Dalam langkah strategis mengoptimalkan pendapatan daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Bapenda meluncurkan program inovatif bernama Sengkuyung. Inisiatif ini mengusung semangat gotong royong, melibatkan seluruh jajaran pemerintah dari tingkat kabupaten hingga RT/RW, dengan tujuan utama meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan validasi data yang lebih efektif.

Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD BPKPAD Batang Anisah menjelaskan, Sengkuyung berarti gotong royong. Program ini melibatkan semua pihak dalam proses pendataan. Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak meningkat.

“Pak RT nanti yang akan terjun langsung wajib pajak untuk meminta konfirmasi mengenai tunggakan pajak kendaraan. Apakah kendaraan tersebut masih dimiliki, sudah dijual, rusak, atau hilang,” katanya saat ditemui di Kantor BPKPAD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (24/9/2024).

Anisah menyampaikan, sosialisasi program Sengkuyung dimulai pada 3 September 2024, dengan pemberian simbolis kepada Pemkab pada 9 September 2024, dan sisa distribusi dilakukan melalui kantor pos. Laporan pelaksanaan program ini dijadwalkan pada 3 Oktober 2024 nanti.

“Bahwa piutang pajak kendaraan di Batang masih cukup signifikan. Data piutang PKB di Jawa Tengah mencapai sekitar Rp2,2 triliun, meski saya belum mendapatkan angka pasti untuk Batang,” jelasnya.

Tahun depan, sistem perpajakan kendaraan akan mengalami perubahan signifikan. Pembayaran pajak kendaraan bermotor akan memasukkan opsi pajak yang langsung diserahkan ke pemda setiap harinya, di mana 66 persen dari pajak akan masuk ke Pemkab Batang.

“Dengan reformasi tarif ini, diharapkan tidak ada beban tambahan bagi wajib pajak, sehingga proses pembayaran dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dengan semangat gotong royong, program Sengkuyung diharapkan dapat mengurangi piutang pajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 101
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 139
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 104
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 114
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 77
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 103