Belasan Arca Diboyong, Museum Ronggowarsito Pamerkan Mahakarya Leluhur

Kamis, 19 September 2024 Jumadi Dibaca 2.947 kali Seni dan Budaya
Belasan Arca Diboyong, Museum Ronggowarsito Pamerkan Mahakarya Leluhur
Batang - Museum Ronggowarsito yang telah bertahun-tahun dikenal menjadi tempat disemayamkannya berbagai benda kepubakalaan di Jawa Tengah, berupaya mendekatkan diri kepada publik. Puluhan benda-benda purbakala dari zaman Mataram Kuno sengaja diboyong ke SMKN 1 Batang, untuk dikenalkan kepada pelajar, sehingga menimbulkan kesan kebanggaan tersendiri terhadap mahakarya leluhur.

Batang - Museum Ronggowarsito yang telah bertahun-tahun dikenal menjadi tempat disemayamkannya berbagai benda kepubakalaan di Jawa Tengah, berupaya mendekatkan diri kepada publik. Puluhan benda-benda purbakala dari zaman Mataram Kuno sengaja diboyong ke SMKN 1 Batang, untuk dikenalkan kepada pelajar, sehingga menimbulkan kesan kebanggaan tersendiri terhadap mahakarya leluhur.

Digelar sejak 17-20 September 2024, ternyata menimbulkan kesan tersendiri bagi pengunjung karena dengan mudah dapat menyaksikan langsung benda-benda kepurbakalaan di abad ke-8.

Pamong Budaya Museum Ronggowarsito Laila Nurhayati mengatakan, pameran keliling ini telah menjadi program tahunan dan telah menjelajahi kabupaten/kota lain di Jawa Tengah, agar masyarakat makin mengenal museum.

“Tahun ini kami pilih di sini karena Kabupaten Batang menjadi penyumbang terbanyak koleksi Mataram Kuno di Ronggowarsito. Yang kami bawa hanya sebagian kecil, seperti Lingga dan arca Dewa Ganesha yang masuk ke museum tahun 1980-an,” terangnya, saat ditemui di Skanslove Coffee SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (19/9/2024).

Ia menyebutkan, beberapa arca lain yang dipamerkan yakni Prajna Paramita atau yang dipercaya perwujudan Ken Dedes istri dari Raja Singosari Ken Arok. Ada pula arca Dhyani Buddha, arca Siwa Mahaguru, arca Kudu, arca Dewi Tara, artefak Pasu dan Dlupak berbahan perunggu, Mangkuk Emas Mahayana, Genta Pendeta dan lainnya.

“Berdasarkan informasi, jumlah kunjungan selama kurun waktu tiga hari, mencapai 5 ribu pengunjung yang didominasi pelajar dari jenjang Taman Kanak-kanak, SD hingga SMA/SMK sederajat. Target kami sampai akhir acara bisa 7 ribu pengunjung sampai Jumat sore,” jelasnya.

Nayla siswi SMAN 2 Batang mengatakan, program pameran ini sangat menarik karena menambah pengetahuan terhadap keragaman benda-benda artefak yang sudah ada sejak abad Mataram Kuno.

“Tadi sudah lihat arca sama artefak, jadi makin memahami benda-benda peribadatan yang digunakan, terus arti dari arca dewa maupun Buddha yang dibuat di masanya,” tuturnya.

Menurut dia, sebagai generasi muda sudah sepatutnya mengunjungi museum, agar lebih memiliki pengetahuan yang mendalam tentang benda purbakala.

“Kalau saya sudah sering ke museum, sekarang lebih menarik karena dilengkapi dengan teknologi digital, tapi lebih asyik kalau melihat langsung karena menciptakan kesan tersendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Pendidik Mapel Sejarah Niko mengapresiasi, kehadiran museum Ronggowarsito ke lingkungan pendidikan karena memudahkan anak didik melihat ragam koleksi purbakala di Jawa Tengah.

“Ini bisa memupuk rasa cinta terhadap budaya Jawa. Apalagi Batang jadi salah satu penyumbang artefak terbanyak di Jateng, maka anak-anak lebih tereduksi tertanam cinta terhadap budaya leluhurnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 163
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 103
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 103
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 88
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 389
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 196