Desa Gringgingsari Jadi Lokasi Pagelaran Wayang Kulit MPR RI

Senin, 16 September 2024 Jumadi Dibaca 2.449 kali Seni dan Budaya
Desa Gringgingsari Jadi Lokasi Pagelaran Wayang Kulit MPR RI
Batang - Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, kembali menjadi pusat perhatian. Di tengah malam yang syahdu, pagelaran wayang kulit semalam suntuk digelar dengan Lakon "Pandu Suwargo" oleh dalang kondang, Ki Atmo Subarno. Acara ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menyatukan masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

Batang - Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, kembali menjadi pusat perhatian. Di tengah malam yang syahdu, pagelaran wayang kulit semalam suntuk digelar dengan Lakon "Pandu Suwargo" oleh dalang kondang, Ki Atmo Subarno. Acara ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menyatukan masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menyatakan bahwa, pagelaran wayang kulit bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan tuntunan dan pesan-pesan moral.

“Membawa wayang ke sini bukan hanya untuk menghibur, tapi juga sebagai upaya kita melestarikan kebudayaan daerah. Wayang itu bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Ada nilai-nilai yang bisa kita ambil, terutama di tengah Pilkada ini, penting bagi kita untuk tetap menjaga persatuan,” katanya saat ditemui di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (15/9/2024) malam.

Selain wayang, acara ini juga menampilkan tarian anak-anak yang menggemaskan, seperti tarian Babalu dan peragaan batik Gringsing, yang merupakan ikon budaya lokal. Tarian-tarian ini menunjukkan bahwa seni dan budaya bisa menjadi sarana untuk mempererat kerukunan.

Fauziah juga menekankan, pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari, dengan mencontohkan para pemain gamelan yang tampil dalam acara tersebut.

“Kalau pemain gamelannya tidak bekerja sama, musik yang dihasilkan pasti tidak enak didengar. Ini juga berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Kerukunan dan kerja sama sangat penting, terutama di masa Pilkada. Pilihan boleh berbeda, tapi kita harus tetap rukun dengan tetangga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gringgingsari Khoirudin menyampaikan, apresiasi yang besar kepada MPR RI yang telah menghadirkan pagelaran wayang ini di desanya. “Kami sangat bersyukur karena tanpa harus mengajukan proposal, kegiatan ini diberikan kepada kami. Ini kali kedua pagelaran wayang diadakan di sini, setelah yang pertama pada tahun 2020,” tuturnya.

Menurut Khoirudin, kegiatan seperti ini tidak hanya menghibur masyarakat tetapi juga mengingatkan pentingnya melestarikan seni budaya Jawa.

“Wayang adalah warisan budaya yang harus dijaga, dan dari desa inilah kita memulai pembangunan negara. Jika desa maju, maka negara pun akan maju. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat yang telah memberikan hiburan ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Khoirudin juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik dalam Pilkada mendatang.

“Membangun desa itu harus dimulai dengan menjaga kerukunan. Walaupun pilihan kita nanti berbeda, kita tetap harus hidup rukun sebagai tetangga. Jangan sampai perbedaan ini merusak kebersamaan kita,” ujar dia.

Pagelaran wayang kulit ini menjadi simbol bahwa meski ada perbedaan dalam pilihan politik, nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan kerja sama tetap menjadi yang utama. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 164
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 105
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 104
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 88
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 392
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 199