Berburu Segarnya Jeruk di Agroeduwisata Clapar

Selasa, 03 September 2024 Jumadi Dibaca 2.878 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Berburu Segarnya Jeruk di Agroeduwisata Clapar
Batang - Selama sepekan Agroeduwisata Petik Jeruk Clapar menjadi buruan para penikmat buah dengan kandungan vitamin C itu. Pasalnya, saat ini memasuki musim panen raya, sehingga dipastikan setiap harinya ratusan pengunjung membanjiri kebun jeruk seluas 1,5 hektar.

Batang - Selama sepekan Agroeduwisata Petik Jeruk Clapar menjadi buruan para penikmat buah dengan kandungan vitamin C itu. Pasalnya, saat ini memasuki musim panen raya, sehingga dipastikan setiap harinya ratusan pengunjung membanjiri kebun jeruk seluas 1,5 hektar.

Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Dispaperta Batang Umi Kulsum mengatakan, meski perdana namun antusias masyarakat sangat tinggi untuk memetik dan merasakan langsung segarnya jeruk langsung dari pohonnya.

“Ini baru pertama kali dan responsnya positif, pengunjungnya dari Batang, Pekalongan dan sekitarnya. Mereka tertarik sensasi memetik langsung dari pohonnya,” katanya, saat mendampingi pengunjung, di UPTD Balai Benih Pertanian, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (3/9/2024).

Saat ini UPTD Balai Benih Pertanian telah memanen jeruk varietas Siyam Pontianak yang rasanya manis dan segar. Serta delapan varietas unggulan baru lainnya untuk koleksi dan pelestarian tanaman.

“Tiap harinya sebanyak 200 hingga 300 pengunjung memadati area kebun. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis, mereka dipersilakan memetik dan makan langsung dari pohonnya serta bagi yang ingin membawa pulang akan ditimbang per kilogram Rp15 ribu,” jelasnya.

Selain sensasi memetik buah, pengunjung tentu menyasar harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran yang mencapai Rp20 ribu per kilogram.

“Saat ini hasil panen masih memenuhi kebutuhan pasar lokal, namun ke depan ditargetkan jumlahnya meningkat jadi 20 kilogram untuk tiap pohonnya,” terangnya.

Salah seorang pengunjung Dawiyah bersama putrinya mengaku, senang karena agroeduwisata ini membantu anak mengenal buah-buahan dengan melatih mereka memetik langsung.

“Saya kira tidak mahal karena di sini bisa metik langsung dan rasanya manis, murah pula harganya. Ini sudah metik sekilo, mau nambah dua kilo lagi,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan, Nyonya Joko bersama Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) yang sengaja memilih area kebun sebagai tempat berolahraga sekaligus wisata memetik jeruk. “Rasanya manis dan ini menarik karena bisa metik sendiri,” ujar dia.

Di lahan dengan luas total 8 hektar ini juga menjadi pusat produksi tanaman buah seperti durian, manggis, kelengkeng, rambutan dan lainnya yang siap dipanen. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 226
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 187
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 172
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 691
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 68
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 113