Dikukuhkan jadi Sekolah Budaya, ESTU Batang Lestarikan Tradisi

Rabu, 21 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 2.901 kali Seni dan Budaya
Dikukuhkan jadi Sekolah Budaya, ESTU Batang Lestarikan Tradisi
Batang - Menilik budaya Jawa nan luhur, hasil cipta rasa dan karsa leluhur, para pendidik SMPN 7 (ESTU) Batang berupaya menjaga agar tetap lestari. Yakni dengan dikukuhkannya lembaga pendidikan tersebut menjadi Sekolah Unggulan di bidang Budaya Jawa.

Batang - Menilik budaya Jawa nan luhur, hasil cipta rasa dan karsa leluhur, para pendidik SMPN 7 (ESTU) Batang berupaya menjaga agar tetap lestari. Yakni dengan dikukuhkannya lembaga pendidikan tersebut menjadi Sekolah Unggulan di bidang Budaya Jawa.

Dengan selogan "Nuladha Laku Utama" yang mengutip Surat Al-Ahzab ayat 21, bermakna meneladani perilaku Rasulullah. Serta "Siswa Sejati Siswaning Pribadi" yang mengutip Surat Al-Hasyr ayat 19, bermakna jangan meniru orang-orang yang melupakan Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri.

Para pelajar membuktikannya dengan menunjukkan kebolehannya dalam melantunkan tembang, sastra hingga tarian Jawa.

Kepala SMPN 7 Batang Mochamad Santoso mengatakan, hal ini diinisiasi setelah para pendidik merasa cemas, akan anak didik yang mulai enggan menunjukkan jati diri sebagai manusia Jawa seutuhnya.

“Kami lihat budaya Jawa yang mulai ditinggalkan anak-anak, jadi setelah dikukuhkan ada semangat agar mereka mampu melestarikan tradisi, seni dan budaya leluhurnya,” katanya, saat menunjukkan kepiawaian anak didik memainkan congklak maupun membatik, di halaman kelas, SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/8/2024).

Santoso menerangkan, selama ini anak didik yang memiliki bakat dan minat di bidang seni selalu mendapatkan dukungan, seperti pendampingan dalam tembang Jawa hingga seni membatik. Diakuinya, tak mudah untuk menjaga semangat anak agar terus eksis dalam melestarikan budaya Jawa.

“Kami akan agendakan ekstrakurikuler yang menunjang bakat mereka, seperti menulis aksara Jawa, serta seni gamelan. Alhamdulillah gayung bersambut, rencana kami didukung penuh oleh anggota DPRD Batang Faturrochman yang akan memberikan sumbangan seperangkat gamelan,” jelasnya.

Anggota DPRD Batang Faturrochman mengapresiasi, ide tersebut karena merupakan tantangan tersendiri di tengah moderenisasi yang hampir seluruh generasi Z lebih menggandrungi budaya manca dibanding budaya lokal.

“Luar biasa sekali, zaman sekarang kok berani mengusung budaya Jawa, di tengah masyarakat yang mulai meninggalkan tradisinya. Kita lihat saja, anak lebih sering berbahasa Indonesia daripada berbahasa Jawa Krama, tapi semangat itu patut didukung sebagai solusi untuk membiasakan budaya Jawa,” tegasnya.

Terkait dukungan infrastruktur penunjang, pihaknya akan memberikan sumbangan berupa satu set gamelan di tahun 2025 mendatang. “Tahun depan rencananya akan dianggarkan, tapi untuk nominal anggarannya belum bisa disampaikan,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Batang Sutriyono menambahkan, saat ini terdapat 10 sekolah dengan keunggulan yang beragam. Diantaranya, SMP 7 Batang dan SMP 3 Reban unggulan budaya, SMP 3 Batang unggulan olahraga, SMP 1 Limpung dan SMP 2 Subah adiwiyata.

“Untuk jadi sekolah unggulan harus punya program yang dirutinkan, contohnya di SMP 7, saat siswa masuk kelas diiringi gending Jawa, menggunakan bahasa Jawa Krama di hari tertentu serta membiasakan permainan tradisional,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 168
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 118
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 111
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 97
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 400
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 232