BPBD Batang Lakukan Mitigasi, Edukasi Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi

Rabu, 07 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 888 kali Pelayanan Publik
BPBD Batang Lakukan Mitigasi, Edukasi Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi
Batang - Setelah gempa berkekuatan 4,4 magnitudo mengguncang pada 7 Juli 2024, merusak 271 rumah dan puluhan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan mitigasi kegempaan pada masyarakat di desa-desa menjadi sasaran, agar bisa melakukan evakuasi mandiri.

Batang - Setelah gempa berkekuatan 4,4 magnitudo mengguncang pada 7 Juli 2024, merusak 271 rumah dan puluhan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan mitigasi kegempaan pada masyarakat di desa-desa menjadi sasaran, agar bisa melakukan evakuasi mandiri.

“Saya punya tugas mengedukasi masyarakat agar bisa melakukan evakuasi mandiri saat terjadi gempa. Sosialisasi sudah dilakukan, kita menyasar ke desa-desa juga sekolah-sekolah,” kata Kepala Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Batang Ulul Azmi saat ditemui di Balai Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Rabu (7/8/2024).

Sosialisasi ini telah dilakukan di beberapa desa yaitu Desa Cepagan Kecamatan Warungasem, Desa Karangtengah Kecamatan Subah, Desa Lebo Kecamatan Gringsing, dan Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman.  Selain itu, sosialisasi juga dilakukan di SMPN 4 Batang, SMPN 5 Batang, SMPN 1 Tersono, SDIT Permata Hati Batang, dan MAN Batang.

“Gempa Batang 4,4 magnitudo yang terjadi merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal. Dipicu oleh sesar lokal aktif dengan mekanisme sesar mendatar. Kabupaten Batang merupakan salah satu kawasan seismik aktif, karena berdekatan dengan jalur sesar Pekalongan yang memiliki potensi gempa bumi 6,5 magnitudo,” jelasnya.

Gempa yang terjadi terbilang merusak lantaran faktor pusat lindu yang dangkal. Juga mekanisme gerak sesar atau patahannya yang mendatar, hingga faktor bangunan. Gempa juga dipengaruhi pergerakan sesar aktif Pekalongan yang memiliki jarak radius sampai 16 kilometer. Segmen Pekalongan, merupakan salah satu sesar Baribis Kendeng.

“Area Batang sampai Pekalongan sendiri, BMKG mencatat ada pergeseran sesar 0,1 milimeter per tahun. Temuan tersebut merupakan hasil analisis dari data PusGen yang terbit 2017 silam,” terangnya.

Kemudian ada segmen Pekalongan, Batang juga berdekatan dengan segmen Weleri. Untuk mengawasi segmen Weleri itu, sebenarnya sudah ada Early Warning System (EWS) di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing.

“EWS ada di Ketanggan, ada stasiun sensor gempa. Kita sebenarnya lebih waspada patahan Weleri, tapi yang kena ternyata Pekalongan-Batang. Kita kaget juga. Mungkin kita bisa nambah satu EWS lagi, untuk wilayah Batang barat,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)


Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 177
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 190
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 231
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 189
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 184
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 194