BPBD Batang Lakukan Mitigasi, Edukasi Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi

Rabu, 07 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 848 kali Pelayanan Publik
BPBD Batang Lakukan Mitigasi, Edukasi Penyelamatan Diri Saat Gempa Bumi
Batang - Setelah gempa berkekuatan 4,4 magnitudo mengguncang pada 7 Juli 2024, merusak 271 rumah dan puluhan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan mitigasi kegempaan pada masyarakat di desa-desa menjadi sasaran, agar bisa melakukan evakuasi mandiri.

Batang - Setelah gempa berkekuatan 4,4 magnitudo mengguncang pada 7 Juli 2024, merusak 271 rumah dan puluhan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan mitigasi kegempaan pada masyarakat di desa-desa menjadi sasaran, agar bisa melakukan evakuasi mandiri.

“Saya punya tugas mengedukasi masyarakat agar bisa melakukan evakuasi mandiri saat terjadi gempa. Sosialisasi sudah dilakukan, kita menyasar ke desa-desa juga sekolah-sekolah,” kata Kepala Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Batang Ulul Azmi saat ditemui di Balai Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Rabu (7/8/2024).

Sosialisasi ini telah dilakukan di beberapa desa yaitu Desa Cepagan Kecamatan Warungasem, Desa Karangtengah Kecamatan Subah, Desa Lebo Kecamatan Gringsing, dan Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman.  Selain itu, sosialisasi juga dilakukan di SMPN 4 Batang, SMPN 5 Batang, SMPN 1 Tersono, SDIT Permata Hati Batang, dan MAN Batang.

“Gempa Batang 4,4 magnitudo yang terjadi merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal. Dipicu oleh sesar lokal aktif dengan mekanisme sesar mendatar. Kabupaten Batang merupakan salah satu kawasan seismik aktif, karena berdekatan dengan jalur sesar Pekalongan yang memiliki potensi gempa bumi 6,5 magnitudo,” jelasnya.

Gempa yang terjadi terbilang merusak lantaran faktor pusat lindu yang dangkal. Juga mekanisme gerak sesar atau patahannya yang mendatar, hingga faktor bangunan. Gempa juga dipengaruhi pergerakan sesar aktif Pekalongan yang memiliki jarak radius sampai 16 kilometer. Segmen Pekalongan, merupakan salah satu sesar Baribis Kendeng.

“Area Batang sampai Pekalongan sendiri, BMKG mencatat ada pergeseran sesar 0,1 milimeter per tahun. Temuan tersebut merupakan hasil analisis dari data PusGen yang terbit 2017 silam,” terangnya.

Kemudian ada segmen Pekalongan, Batang juga berdekatan dengan segmen Weleri. Untuk mengawasi segmen Weleri itu, sebenarnya sudah ada Early Warning System (EWS) di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing.

“EWS ada di Ketanggan, ada stasiun sensor gempa. Kita sebenarnya lebih waspada patahan Weleri, tapi yang kena ternyata Pekalongan-Batang. Kita kaget juga. Mungkin kita bisa nambah satu EWS lagi, untuk wilayah Batang barat,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)


Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24