Musik Etnik hingga Night Carnival Meriahkan Rangkaian BAF

Minggu, 28 Juli 2024 Jumadi Dibaca 2.842 kali Seni dan Budaya
Musik Etnik hingga Night Carnival Meriahkan Rangkaian BAF
Batang - Kemeriahan gelaran Batang Art Festival (BAF) Ke-6, ditunjukkan dalam penampilan unik para seniman tari dan musik etnik serta dimeriahkan dengan Night Batik Carnival. Selama dua hari berturut-turut pelaku seni tradisional mengeksplorasi kemampuannya, di hadapan ribuan penonton area Veteran.

Batang - Kemeriahan gelaran Batang Art Festival (BAF) Ke-6, ditunjukkan dalam  penampilan unik para seniman tari dan musik etnik serta dimeriahkan dengan Night Batik Carnival. Selama dua hari berturut-turut pelaku seni tradisional mengeksplorasi kemampuannya, di hadapan ribuan penonton area Veteran.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Ahmad Suroso mengatakan, even dua tahunan ini mengambil tema "Gemuruh" dengan menampilkan seniman kesenian tradisional hingga peragaan busana karya Wulan Velia.

“Penampilan musik etnik dari Kemlaka, Tata Naluri Etnik, dan tari dari Jagadita serta gemulainya peraga busana menunjukkan BAF mampu memberikan suguhan pagelaran spektakuler,” katanya, saat ditemui pada malam penutupan BAF, di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (27/7/2024).

Ia mengharapkan, pada agenda BAF tahun mendatang dapat digelar di Gedung Kesenian sesuai harapan para pelaku seni di Kabupaten Batang.

Ketua panitia, Sigit Purnomo menerangkan, beberapa penampil menunjukkan kebolehannya, seperti Tari Barongan, musik etnik Kemlaka dari Subah yang sudah melanglang buwana.

“Bintang tamunya musik etnik Kemlaka biar suasana berkesenian di Batang lebih gemuruh dan semua seniman kumpul di Batang,” terangnya.

Komposer Kemlaka, Dwi Priyo Sumarto mengaku takjub melihat gelaran BAF yang mengikutsertakan Kemlaka untuk berpartisipasi.

“Saya sangat jarang melihat festival seni budaya yang unsur kearifan lokalnya begitu terasa, dibuktikan dengan masyarakat begitu menikmatinya,” tuturnya.

Kemlaka menampilkan musik etnik bertema "Sound of Archipelago", sebuah karya musik yang mengusung keragaman budaya Nusantara. Puncak gelaran BAF, dimeriahkan dengan lenggak-lenggok peraga busana batik karya Wulan Vellea yang menyedot perhatian ribuan pasang mata, di sepanjang Jalan Veteran.

“Night Batik Carnival malam ini menampilkan ragam busana batik Nusantara, seperti lurik, kebaya, batik karnival Dewi Laksmi, dan Perahu Pinisi. Batang punya potensi seni budaya luar biasa, akan lebih maksimal jika mereka punya wadah dan agenda rutin pentas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 171
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 126
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 115
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 99
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 401
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 243