Akses Dipermudah, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

Senin, 15 Juli 2024 Jumadi Dibaca 2.178 kali Seni dan Budaya
Akses Dipermudah, Seniman Batang Bakal Makin Eksis
Batang - Berkesenian adalah bagian dari citra manusia itu sendiri, namun tentulah membutuhkan media untuk menuangkan mahakarya terbaiknya. Maka lewat sarasehan "Srawung Ben Ora Suwung", Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang berupaya menjembatani seniman berekspresi secara berkelanjutan.

Batang - Berkesenian adalah bagian dari citra manusia itu sendiri, namun tentulah membutuhkan media untuk menuangkan mahakarya terbaiknya. Maka lewat sarasehan "Srawung Ben Ora Suwung", Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang berupaya menjembatani seniman berekspresi secara berkelanjutan.

Ketua Komisi A DPRD Jateng Mohammad Saleh yang menaruh perhatian terhadap eksistensi para pelaku seni di Batang. Ia mengkhawatirkan generasi milenial yang condong terhadap kesenian manca, maka sarasehan mengakomodir seniman agar karyanya makin dikenal.

“Tidak hanya seni tradisional, tapi banyak segmen yang bisa kami dukung. Bentuknya sarpras untuk pentas, bisa juga dana yang dihibahkan untuk menunjang pelaku seni berekspresi,” katanya, saat even Srawung Ben Ora Suwung, di Sanggar Pakerti Kalipucang Kulon, Kabupaten Batang, Minggu (14/7/2024) malam.

Salah satu aksi nyata yang mendukung regenerasi Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), tiap pementasan dalang cilik akan dipermudah aksesnya.

Selain sarpras, dukungan peningkatan kompetensi pun dibutuhkan, pelaku seni, salah satunya Komunitas Kesenian Rakyat Batang (KKRB).

Sementara itu, Perwakilan KKRB Agus Efendi mengakui, belum menemukan citra khusus Batang dalam menampilkan karyanya, dan DKD dirasa mampu mengarahkan.

“Misalnya, seni jaranan yang selama ini berkiblat gaya Banyumasan, Temanggungan maupun Kendal. Kami mohon arahan agar punya ciri khas jaranan pesisiran berkarakter prajurit Mataram karena erat kaitannya dengan Ratu Batang,” jelasnya.

Ketua DKD Batang Achmad Suroso mengapresiasi, respons positif para pelaku seni berbagai genre, karena membuktikan ada kesamaan tujuan. Yakni memajukan kesenian Batang dengan mengkolaborasikan antara DKD, Pepadi maupun kesenian tradisional.

“2025 nanti akan ada penampilan spektakuler kolaborasi seniman di Batang, khusus kesenian tradisional. Salah satunya, akan ada seni jaranan pesisiran yang menunjukkan karakter masyarakat Pantura Batang dalam berkesenian,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 173
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 129
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 116
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 99
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 403
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 248