Tombak Abirawa dan 70 Pusaka Dijamas Pada Malam Suro

Minggu, 07 Juli 2024 Jumadi Dibaca 1.883 kali Acara Pimpinan Daerah
Tombak Abirawa dan 70 Pusaka Dijamas Pada Malam Suro
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati 1 Muharram 1446 Hijriah dengan melakukan penjamasan Pusaka Tombak Abirawa di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (7/7/2024) malam.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati 1 Muharram 1446 Hijriah dengan melakukan penjamasan Pusaka Tombak Abirawa di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (7/7/2024) malam.

Penjamasan ini merupakan tradisi Pemkab Batang pada setiap tahunnya yang digelar tepat pada malam satu suro. Ada 70 pusaka yang dijamas terdiri dari 55 tombak, 14 Keris, dan 1 pedang merupakan peninggalan Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochma pendiri Kabupaten Batang.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa penjamasan Pusaka Tombak Abirawa dan tombak lainnya dilakukan setiap setahun sekali pada malam satu suro.

“Penjamasan pusaka dilakukan untuk nguri-nguri budaya di Kabupaten Batang, karena punya pusaka bersejarah yakni tombak abirawa,” jelasnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat di Kabupaten Batang bahwa, mempunyai peninggalan leluhur pejuang pada zaman dulu sehingga generasi penerus tidak kehilangan sejarah.

Lani mengatakan bahwa, pelaksanaan penjamasan pusaka ini memang beberapa kali tertutup, tapi jika ke depan dibolehkan dari pihak ahli waris keluarga keturunan Pusaka Tombak Abirawa akan kita kirab di luar pendopo.

“Hal ini agar masyarakat umum juga bisa melihat secara langsung bagaimana proses kirab pusaka diarak dan bisa menjadi salah satu destinasi wisata tambahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, bahwa penjamasan pusaka terdiri dari dari 55 tombak, 14 Keris dan 1 pedang.

“Penjamasan pusaka bertujuan untuk nguri-nguri budaya agar anak dan cucu kita tahu ada sejarah pusaka tombak abirawa yang harus dibersihkan. Untuk yang melaksanakan kirab pusaka sendiri dari kalangan praktisi, keluarga ahli waris dan tokoh masyarakat yang memang sudah ditunjuk,” terangnya.

Bambang menyebutkan bahwa, saat penjamasan pusaka sebenarnya masyarakat yang memang punya pusaka bisa dijamas disini juga seperti 14 keris itu dari masyarakat.

“Semoga ke depan, acara ini bisa menjadi destinasi wisata tambahan di Kabupaten Batang tinggal bagaimana cara mengemas kegiatannya bisa lebih menarik lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 175
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 131
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 119
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 102
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 404
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 250