Ruang Terbuka Hijau Giring Adiwiyata

Rabu, 26 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.705 kali Lingkungan
Ruang Terbuka Hijau Giring Adiwiyata
Batang - Pepohonan rindang yang tersebar di ruang terbuka hijau menjadikan lingkungan pendidikan kaya akan pasokan oksigen bagi warga sekolah. Berkat ketelatenan siswa menghidupkan ruang terbuka hijau, impian itu terwujud hingga mampu menyabet predikat sebagai Sekolah Adiwiyata.

Batang - Pepohonan rindang yang tersebar di ruang terbuka hijau menjadikan lingkungan pendidikan kaya akan pasokan oksigen bagi warga sekolah. Berkat ketelatenan siswa menghidupkan ruang terbuka hijau, impian itu terwujud hingga mampu menyabet predikat sebagai Sekolah Adiwiyata.

Ruang terbuka hijau yang dioptimalkan, tak hanya untuk sebuah penghargaan. Namun lebih pada mewujudkan lingkungan pendidikan yang asri, sehingga saat anak mengikuti kegiatan pembelajaran, merasakan kenyamanan.

Sejak dua tahun lalu, Kepala SMAN 2 Batang Sugeng telah mengonsep sejumlah program, seperti memilah sampah dan mengoptimalkan lahan. Beberapa area disulap menjadi greenhouse dengan ragam sayuran maupun tanaman obat yang bermanfaat secara ekonomi dan kesehatan.

“Anak memberdayakan lingkungan sekolah, dengan ditanami terong, cabai, bawang daun dan sayuran lainnya. Hasil panen dibeli guru, uangnya kembali ke kas kelas,” katanya, saat ditemui di greenhouse SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (26/6/2024).

Di area seluas 4×20 meter ini menjadi langkah nyata, kepedulian warga sekolah akan kelestarian alam. Serta kaderisasi terhadap generasi Z yang memupuk jiwa kewirausahaan, melalui potensi sekitar.

Tak hanya itu, lanjut dia, warga sekolah juga berupaya mendaur ulang limbah air sisa wudu, yang dialirkan ke kolam ikan, menjadi strategi menjaga kebermanfaatan air.

“Sejumlah pipa disiapkan untuk mengalirkan air ke kolam berisi lele dan nila, juga untuk mengairi tanaman,” jelasnya.

Sebagai warga sekolah, sekaligus koordinator adiwiyata, Arsyadtya mengaku lebih nyaman setelah lingkungan sekolahnya dipenuhi tanaman hijau.

“Jadi lebih nyaman karena sejuk, beda waktu kelas X dulu suasananya panas,” ungkapnya.

Bagi pelajar yang duduk di kelas XIIB ini, polutan yang tadinya merebak, perlahan tereliminasi berkat melimpahnya oksigen. Terlebih keinginan besar para siswa membiasakan aksi dorong motor tiap Jumat pagi.

“Setiap Jumat teman-teman mendorong motor sampai area sekolah, supaya mengurangi emisi gas buang,” ujar dia.

Penghargaan Adiwiyata hingga tingkat Jateng ini, menjadi motivasi agar ke depan udara bersih ini bukan sekadar cerita belaka. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 68
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 70
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 94
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 66
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 57
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 36