Wajah Sumringah Bayu Tatkala Bebas TBCRO

Kamis, 06 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.707 kali Kesehatan
Wajah Sumringah Bayu Tatkala Bebas TBCRO
Batang - Wajah Bayu Hariadi tampak begitu sumringah karena telah resmi terbebas dari obat yang harus dikonsumsinya selama sembilan bulan lamanya demi meraih kesembuhan penyakit Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO). Kini ia bisa bernapas lega dan bisa menghirup udara yang didambakannya sejak divonis TBC RO.

Batang - Wajah Bayu Hariadi tampak begitu sumringah karena telah resmi terbebas dari obat yang harus dikonsumsinya selama sembilan bulan lamanya demi meraih kesembuhan penyakit Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO). Kini ia bisa bernapas lega dan bisa menghirup udara yang didambakannya sejak divonis TBC RO.

Pria 53 tahun itu harus rela menempuh jarak berkilo-kilometer dari kediamannya di Desa Pasiran Kecamatan Bawang hingga menuju ke RSUD Batang. Itu semua harus ditempuhnya demi mendapatkan predikat sembuh sepenuhnya.

“Awal saya didoagnosis positif TBC RO, saat berobat 5 Agustus 2023. Beberapa pekan setelah melihat hasil laboratorium, ternyata memang positif TBC RO,” katanya, usai menerima sertifikat tersebut, di Aula RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kams (6/6/2024).

Pria paruh baya itu tak menampik harus merogoh kocek yang cukup dalam setiap kali berobat rutin. Namun itu tak mematahkan semangatnya untuk meraih kesembuhan.

“Ya kalau dihitung-hitung biaya bensin yang harus dikeluarkan setiap berobat bisa sampai Rp20 ribuan. Tapi alhamdulillahnya, ada bantuan uang dari Mentari Sehat Indonesia, jadi tidak terlalu berat,” ungkapnya.

Ia pun harus senantiasa memiliki kesabaran yang luar biasa besar. Tatkala setiap harinya harus menelan belasan pil berukuran besar.

“Ya memang harus sabar, sambil terus dipantau sama tim dan istri, alhamdulillah sembuh,” tuturnya.

Dukungan tak henti-hentinya dicurahkan oleh tim Mentari Sehat Indonesia. Setiap harinya yang harus dengan penuh ketelatenan terus mengingatkan akan tujuan meraih kesembuhan sepenuhnya.

Ketua Mentari Sehat Indonesia Batang Samsul Arifin membenarkan, bahwa pendampingan intens dilakukan, sebab jika tidak sudah pasti proses pengobatan akan berhenti di tengah jalan. Tak hanya pendampingan, namun secara finansial, tim juga memberikan dukungan berupa uang penggerak, agar dapat membantu meringankan pasien.

“Setiap bulannya kami salurkan langsung ke rekening pasien sebesar Rp600 ribu. Bahkan sejak awal didiagnosis sampai benar-benar sembuh,” jelasnya.

Bak angin segar yang berhembus di tengah teriknya sang surya, semenjak RSUD Batang membuka layanan pengobatan, menjadikan 14 penderita TBC RO, makin mudah mendapatkan akses kesembuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Batang Didiet Wisnuhardanto membenarkan, pengobatan para penderita TBC RO membutuhkan waktu yang tak sebentar.

“Namun semenjak pola pengobatan berubah dari injeksi menjadi obat telan, para pesien sedikit lega. Meski tetap harus bersabar hingga dinyatakan sembuh sepenuhnya,” terangnya.

Dinas Kesehatan terus berupaya memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi penderita TBC RO dengan mengupayakan dibukanya layanan di RSUD Limpung.

Bayu Hariadi hanyalah contoh kecil bahwa betapa pun sulitnya sebuah proses, akan tetap berbuah manis pada waktunya. Apabila ketekunan dan kesabaran selalu menjadi motivasi diri, yang akhirnya membuatnya bernapas bebas, menghirup udara yang didambakannya setelah berbulan-bulan lamanya terbelenggu. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 49
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 37
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 55
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 44
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 70
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 112