Membangun Identitas Kota Pendidikan di Kecamatan Bandar

Rabu, 29 Mei 2024 Jumadi Dibaca 2.402 kali Pembangunan Infrastruktur
Membangun Identitas Kota Pendidikan di Kecamatan Bandar
Batang - Kecamatan Bandar, yang telah dicanangkan sebagai kota pendidikan dan pusat ekonomi, kini sedang melakukan berbagai perubahan positif. Salah satu langkah awal adalah perencanaan pembangunan alun-alun atau ruang terbuka hijau di eks Lapangan Bola Ampera.

Batang - Kecamatan Bandar, yang telah dicanangkan sebagai kota pendidikan dan pusat ekonomi, kini sedang melakukan berbagai perubahan positif. Salah satu langkah awal adalah perencanaan pembangunan alun-alun atau ruang terbuka hijau di eks Lapangan Bola Ampera.

“Pada tahun 2025, kami memiliki program yang menggunakan dana PIK secara khusus untuk membangun Alun-alun Bandar,” kata Camat Bandar Muhammad Nasaruddin saat ditemui di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (28/5/2024).

Anggaran sebesar Rp1,3 miliar dirasa masih kurang. Namun, ia menyakini Pj Bupati, Pj Sekda dan para Anggota DPRD akan memenuhi kebutuhan di tahun 2025.

Alun-alun Bandar diharapkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat, sehingga penataannya harus dilakukan dengan serius. Apalagi Kecamatan Bandar merupakan penghasil hasil bumi.

“Oleh karena itu, dalam waktu dekat ada sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pengembangan alun-alun ini. Namun, terkait gambaran Detail Engineering Design (DED) Alun-alun Bandar, pihak berwenang belum memiliki informasi yang pasti, karena yang membuatnya adalah dinas teknis,” terangnya.

Alun-alun akan menjadi lebih hidup jika ada kegiatan kuliner. Namun, tetap harus mematuhi aturan dan regulasi terkait jam operasional usaha.

Meskipun pembangunan alun - alun akan berlangsung di tahun 2025, Kecamatan Bandar telah memulai langkah-langkah seperti penataan trotoar di depan kantor Kecamatan.

“Insyaallah, pada akhir Desember tahun ini, akan ada tambahan trotoar di depan kantor Telkom, serta pelebaran jalan di sebelah gedung NU. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp300 juta melalui dana PIK,” ungkapnya.

Kecamatan Bandar telah diprogram sebagai kota pendidikan dan pusat ekonomi, karena keberadaan PSDKU UNDIP, Ponpes Tazzaka, serta kantor-kantor pemerintahan dan perbankan.

“Kami berencana memulai dengan pembangunan monumen atau patung Ki Hajar Dewantara. Dengan adanya UNDIP, SMAN 1 Bandar, SMK NU, dan Ponpes Tazzaka, Bandar mencerminkan kota pendidikan. Oleh karena itu, kita harus merencanakan dan mengelola bersama-sama,” ujar dia.

Dengan penataan yang baik, Bandar akan menjadi tempat yang asri, bersih, dan nyaman bagi penduduk dan para pelancong. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 30
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 54
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 31
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 101
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 19
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 31