Persaingan Sengit Buku dan Gawai

Jumat, 17 Mei 2024 Jumadi Dibaca 1.465 kali Pelayanan Publik
Persaingan Sengit Buku dan Gawai
Batang - Buku adalah benda yang tak bisa terlepaskan dari keseharian kita, karena hampir seluruh ilmu pengetahuan ada di dalamnya. Namun sejak hadirnya gadget, seakan menggeser keberadaannya yang menjadi pusat pengetahuan, seakan mencitrakan adanya persaingan yang sangat sengit antara keduanya, demi menggaet perhatian pembacanya.

Batang - Buku adalah benda yang tak bisa terlepaskan dari keseharian kita, karena hampir seluruh ilmu pengetahuan ada di dalamnya. Namun sejak hadirnya gadget, seakan menggeser keberadaannya yang menjadi pusat pengetahuan, seakan mencitrakan adanya persaingan yang sangat sengit antara keduanya, demi menggaet perhatian pembacanya.

Para pendidik pun ikut merasa gerah melihat tingkah polah anak didiknya yang lebih genit dengan benda bernama gadget itu. Hampir dipastikan, setiap harinya 4 sampai 5 jam mata mereka terpaku di depan layar gadget.

Salah satu remaja, Siswi MTs. NU Batang Nyimas Wulansari mengatakan, kegemarannya membaca memang tak bisa dibendung. Namun jika melihat intensitasnya, ia mengakui, lebih tertarik pada gadget daripada buku.

Remaja pecinta novel ini, mengaku, mampu menghabiskan 1 judul novel bertema percintaan dalam waktu sebulan.

“Kalau baca buku novel di rumah, bisa 3 sampai 4 jam. Tapi kalau pakai gawai baca novelnya bisa sampai 6 jam karena lebih asyik dan tampilannya lebih menarik,” katanya, saat ditemui di Mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) halaman MTs. NU Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/5/2024).

Lain halnya dengan Nabila, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, yang memandang persaingan sengit itu rasanya tak berlaku baginya. Baginya buku adalah jendela dunia yang begitu memesona, seolah gunungan ilmu pengetahuan yang patut digali sedalam mungkin.

“Buat saya malah lebih hemat pakai buku konvensional karena ga ngeluarin biaya. Kalau gawai harus beli kuota dan sebagainya, jadi saya pilih buku fisik,” jelasnya.

Kendati terkesan ada persaingan yang begitu keras, namun para pustakawan yang setiap harinya berkutat di dunia literasi, nyatanya tak mempermasalahkannya. Mereka mengakui, ada persaingan untuk memperebutkan perhatian dari penikmatnya masing-masing.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Muda Disperpuska Batang Sutiawati menyampaikan, teknologi digital makin marak menjangkiti usia anak hingga dewasa. Namun, Perpustakaan tetap memegang tali kekang, agar tetap bisa mengambil peran penting untuk mencerdaskan kehidupan generasi muda.

“Kami menyiasatinya dengan memfasilitasi dengan E-Perpus Batang yang bisa diunduh lewat Playstore,” terangnya.

Walau tuntutan modernisasi di dunia literasi terus menghimpit, namun para pemustaka tetap menunjukkan kegilaan pada buku konvensional.

“Kami tidak khawatir buktinya selama dua tahun belakangan ini koleksi buku kami terus bertambah. Mulai dari cerita fiksi untuk memenuhi dahaga imajinasi anak-anak usia pelajar hingga kaum ibu yang tetap menjajaki dunia kuliner lewat buku-buku resep masakan konvensional,” ujar dia.

Perpustakaan Daerah Batang ini terus bebenah, dengan meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Hingga mampu menyedot 300 pengunjung setiap bulannya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 96
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 90
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 88
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 84
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 68