Persaingan Sengit Buku dan Gawai

Jumat, 17 Mei 2024 Jumadi Dibaca 1.479 kali Pelayanan Publik
Persaingan Sengit Buku dan Gawai
Batang - Buku adalah benda yang tak bisa terlepaskan dari keseharian kita, karena hampir seluruh ilmu pengetahuan ada di dalamnya. Namun sejak hadirnya gadget, seakan menggeser keberadaannya yang menjadi pusat pengetahuan, seakan mencitrakan adanya persaingan yang sangat sengit antara keduanya, demi menggaet perhatian pembacanya.

Batang - Buku adalah benda yang tak bisa terlepaskan dari keseharian kita, karena hampir seluruh ilmu pengetahuan ada di dalamnya. Namun sejak hadirnya gadget, seakan menggeser keberadaannya yang menjadi pusat pengetahuan, seakan mencitrakan adanya persaingan yang sangat sengit antara keduanya, demi menggaet perhatian pembacanya.

Para pendidik pun ikut merasa gerah melihat tingkah polah anak didiknya yang lebih genit dengan benda bernama gadget itu. Hampir dipastikan, setiap harinya 4 sampai 5 jam mata mereka terpaku di depan layar gadget.

Salah satu remaja, Siswi MTs. NU Batang Nyimas Wulansari mengatakan, kegemarannya membaca memang tak bisa dibendung. Namun jika melihat intensitasnya, ia mengakui, lebih tertarik pada gadget daripada buku.

Remaja pecinta novel ini, mengaku, mampu menghabiskan 1 judul novel bertema percintaan dalam waktu sebulan.

“Kalau baca buku novel di rumah, bisa 3 sampai 4 jam. Tapi kalau pakai gawai baca novelnya bisa sampai 6 jam karena lebih asyik dan tampilannya lebih menarik,” katanya, saat ditemui di Mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) halaman MTs. NU Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/5/2024).

Lain halnya dengan Nabila, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, yang memandang persaingan sengit itu rasanya tak berlaku baginya. Baginya buku adalah jendela dunia yang begitu memesona, seolah gunungan ilmu pengetahuan yang patut digali sedalam mungkin.

“Buat saya malah lebih hemat pakai buku konvensional karena ga ngeluarin biaya. Kalau gawai harus beli kuota dan sebagainya, jadi saya pilih buku fisik,” jelasnya.

Kendati terkesan ada persaingan yang begitu keras, namun para pustakawan yang setiap harinya berkutat di dunia literasi, nyatanya tak mempermasalahkannya. Mereka mengakui, ada persaingan untuk memperebutkan perhatian dari penikmatnya masing-masing.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Muda Disperpuska Batang Sutiawati menyampaikan, teknologi digital makin marak menjangkiti usia anak hingga dewasa. Namun, Perpustakaan tetap memegang tali kekang, agar tetap bisa mengambil peran penting untuk mencerdaskan kehidupan generasi muda.

“Kami menyiasatinya dengan memfasilitasi dengan E-Perpus Batang yang bisa diunduh lewat Playstore,” terangnya.

Walau tuntutan modernisasi di dunia literasi terus menghimpit, namun para pemustaka tetap menunjukkan kegilaan pada buku konvensional.

“Kami tidak khawatir buktinya selama dua tahun belakangan ini koleksi buku kami terus bertambah. Mulai dari cerita fiksi untuk memenuhi dahaga imajinasi anak-anak usia pelajar hingga kaum ibu yang tetap menjajaki dunia kuliner lewat buku-buku resep masakan konvensional,” ujar dia.

Perpustakaan Daerah Batang ini terus bebenah, dengan meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Hingga mampu menyedot 300 pengunjung setiap bulannya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 182
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 200
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 247
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 195
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 191
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 209