Rezeki dari Seikat Ketupat

Rabu, 17 April 2024 Jumadi Dibaca 11.499 kali Ekonomi
Rezeki dari Seikat Ketupat
Batang - Pagi itu suasana di tepian Pasar Kabupaten Batang belum begitu ramai, hanya sesekali terdengar riuh kendaraan dan beberapa kaum ibu yang menjajakan ketupat siap santap. Para kaum ibu itu rela menganyam lembar demi lembar janur kelapa hingga menjadi sebuah kerangka ketupat, untuk dimasak hingga matang.

Batang - Pagi itu suasana di tepian Pasar Kabupaten Batang belum begitu ramai, hanya sesekali terdengar riuh kendaraan dan beberapa kaum ibu yang menjajakan ketupat siap santap. Para kaum ibu itu rela menganyam lembar demi lembar janur kelapa hingga menjadi sebuah kerangka ketupat, untuk dimasak hingga matang.

Meski harus menanti hingga lima jam lamanya, namun demi mengais rezeki di momen khusus Syawalan itu, mereka rela menunggu hingga berjam-jam demi rupiah yang tak seberapa.

Sebagian besar warga Batang, beranggapan bahwa belum sah jika peringatan Syawalan atau hari ketujuh lebaran, tidak memasak ketupat. Momen itulah yang dimanfaatkan para pedagang untuk mengais pundi-pundi rupiah dari seikat ketupat matang.

Meski jumlah pedagang yang kian berkurang, namun mereka tetap setia menekuni profesi yang hanya dilakoninya setahun sekali itu. Salah satunya adalah Sri yang telah bertahun-tahun menjadi pedagang ketupat matang dadakan di tepi Pasar Batang.

“Jualannya cuma pas lebaran saja, dua hari. Seharinya ada 200 ketupat siap santap yang dijajakan, seharga Rp2.500,00 per buahnya. Biasanya jualan jam 6-7 pagi sudah habis,” katanya saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (17/4/2024).

Wanita yang setiap harinya berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu, mengaku meski laba yang didapat tak seberapa, namun karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bersama sang suami rela selama beberapa hari ini, harus begadang hingga dini hari, demi mendapatkan manisnya rezeki di bulan Syawal.

Sri bersama kelima pedagang ketupat lainnya tetap menekuni profesi itu, meski keuntungan yang didapat dari tahun ke tahun kian berkurang.

“Ya kalau tahun kemarin kami bisa dapat omset Rp700 ribu perhari, lebaran tahun ini cuma Rp500 ribu,” tuturnya.

Sebagian besar warga Batang memilih untuk membeli ketupat matang, daripada harus membeli atau bahkan membuat sendiri dari janur kelapa.

Seperti yang dituturkan Sofi yang tiap perayaan Syawalan selalu menjadi pelanggan tetap ketupat matang di Pasar Batang.

Momentum Syawalan bagi warga Batang tak bisa dilepaskan dari perayaan Selamatan yang digelar di masjid maupun Musala setempat, sebagai wujud syukur di hari ketujuh bulan Syawal seluruh warga masih bisa merayakan bersama orang-orang terdekatnya.

“Memang kalau hari Lebaran Syawal itu ya enaknya makan ketupat opor dimakan sama warga di musala. Beda kalau hari biasa itu suasananya ada yang kurang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 56
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 58
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 79
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 99
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 77
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 69